Suara.com - Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga saat ini masih menjadi kebutuhan utama kendaraan, baik mobil maupun motor, di sektor pemakaian pribadi sampai komersial. Belum lagi untuk kebutuhan dunia aviasi atau penerbangan. Namun sepertinya belum banyak tahu berapa lama proses pengolahan minyak bumi untuk menjadi BBM bagi kendaraan.
Andreas Schaefer, pakar perminyakan atau fuel scientiest dari Shell Global Solutions mengatakan, butuh waktu yang cukup lama untuk menghadirkan sebuah produk.
"Untuk menciptakan sebuah jenis bahan bakar cukup rumit prosesnya. Pengerjaan produk bahan bakar bisa mencapai 10 tahun," ujar Andreas Schaefer, dalam acara Shell Media Workshop, di Shangri-la Hotel, Jakarta, Rabu (26/6/2019).
Ia menambahkan, untuk menghasilkan produk dibutuhkan riset mulai dari teori sampai menjadi sebuah barang yang bisa digunakan para konsumen atau pengguna. Jadi, bukan sekadar bahan bakar yang bisa menyalakan api di dalam mesin pembakaran.
Selain itu, dalam setiap pembuatan produk begitu banyak scientist atau ahli alias pakar yang terlibat dalam pengembangan bahan bakar.
"Kadang dalam beberapa hal hasilnya bisa berbeda di setiap negara. Jadi banyak sekali melibatkan ilmuwan," terang Andreas Schaefer.
Terakhir Andreas Schaefer berharap, dengan banyaknya ilmuwan yang terlibat mampu menjawab kebutuhan bahan bakar di berbagai negara.
"Dengan kemampuan riset banyak negara, kami berharap bisa lebih dapat menjawab kebutuhan mesin modern. Kalau di Asia Pasifik pusatnya di Shanghai, termasuk untuk Indonesia," tutup Andreas Schaefer.
Baca Juga: Warganya Gemar Kegiatan Otomotif, Polres Tapin Siapkan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Jadwal Lengkap ARRC Buriram 2026 Pekan Ini: Pembuktian Nyali Andalan Baru Garuda
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?