Suara.com - Ada banyak hal yang bisa ditemui di jalanan. Terkadang bikin kita penasaran, seperti yang ditemukan pemobil satu ini. Saat melaju di jalan tol, ia menemukan bus yang juga sedang melaju di lajur kiri. Yang mencuri perhatian sekaligus bikin penasaran adalah bus tersebut melaju tanpa salah satu rodanya.
Bus warna hijau yang diketahui dari Perusahaan Otobus (PO) Gunung Harta ini melaju di jalan tol tanpa roda kanan belakang tidak ada.
Dari video unggahan M Rafli Bagas Satria terlihat bus tersebut melaju dengan kecepatan rendah di lajur paling kiri (jalur lambat).
Seperti kita ketahui bersama, bus menggunakan enam buah roda, masing-masing dua di depan dan empat di belakang.
Itu artinya bus PO Gunung Harta melaju hanya dengan menggunakan lima roda saja. Namun begitu, terihat kalau bus masih melaju dengan cukup stabil.
Unggahan video itu pun ditanggapi beragam oleh warganet, tapi memang masih banyak yang bingung soal keamanan bus yang melaju tanpa salah satu rodanya.
Tapi kemudian banyak juga warganet yang paham dan memberikan penjelasan. Seperti komentar Alfie Adhitya yang mengatakan bus tersebut masih aman untuk melaju "Aman, kan Axle belakang itu fungsinya lebih untuk bantu manuver aja,"
Sedangkan menurut warganet bernama Insan Kelana "Jadi gini, sebetulnya kurang aman dan dapat merusak komponen juga, walaupun triple axle dan belakangnya bisa bermanuver tapi ingat sasis bus ini lebih panjang dan dimensi mesin juga lebih besar, dan pastinya kemampuannya akan berkurang apabila menggunakan satu ban di axle paling belakang."
Dikabarkan juga bus tersebut tidak membawa penumpang dan sedang menuju pool untuk perbaikan. "Info dari manajemen GHTS bus ini ada problem rem di axle res steering, survival ban dilepas untuk menyampaikan ke pool terdekat. FYI, axle belakang memang bisa diangkat untuk kepentingan tertentu." ujar Kurnia Lesani Adnan.
Baca Juga: Hari Ini, MAB Tanda Tangani Penjualan Bus Listrik Pertamanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?