Suara.com - Dari sekian banyak aplikasi navigasi yang ada, Google Maps merupakan salah satu fitur yang sudah banyak membantu kita saat melakukan perjalanan.
Namun, bukan cuma travelers dengan kendaraan pribadi, Google Maps dilaporkan akan segera meluncurkan dua fitur baru yang berguna bagi pemakai bus dan kereta.
Seperti dikutip dari laman Geek.com, fitur baru Google Maps ini dimaksudkan agar pemakai bus dan kereta dapat merasa lebih nyaman.
Bagi pengguna bus, fitur baru Google Maps ini dapat menunjukkan apakah bus yang sedang ditunggu akan mengalami delay.
Hal ini sesuai dengan perkataan Project manager Anthony Bertuca, "Sayangnya, jadwal transit tidak selalu menggambarkan kondisi lalu lintas, yang dapat menyebabkan stres ketika tiba tidak tepat pada waktunya."
Untuk itulah, fitur baru ini akan menunjukkan berapa menit perkiraan delay yang ada sehingga penumpang dapat lebih mudah mengatur waktu perjalanan.
Selain itu, fitur baru ini juga akan berguna bagi pengguna kereta yang ingin menghindari keramaian.
Berbeda dengan fitur bus yang menunjukkan delay, fitur khusus kereta akan menunjukkan seberapa padatnya situasi di dalam kereta atau subway.
"Sekarang kau bisa membuat keputusan apakah kau ingin berdesak-desakan atau menunggu beberapa menit lebih lama demi kendaraan yang lebih kosong," kata Bertuca.
Baca Juga: Loh, Ikuti Google Maps, Puluhan Mobil Malah Terjebak Lumpur?
Fitur ini sendiri dikabarkan akan tersedia bagi pengguna Android dan iOS di 200 kota di seluruh dunia.
Sayangnya, belum diketahui apakah fitur ini akan tersedia di Indonesia atau tidak.
Berita Terkait
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Kereta Api Tambahan Lebaran 2026 Sudah Dibuka, Ini Jadwal, Rute dan Harganya!
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Cek Harga Tiket Bus Sinar Jaya Lebaran 2026 dan Rutenya, Pelayanan Elite Tetap Irit
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak