Suara.com - Masih lekat di ingatan aksi penganiayan kepada seorang sopir truk di Cianjur, Jawa Barat yang dilakukan oleh pria pengendara motor yang mengenakan kaus Brimob. Tak butuh waktu lama, pada Senin (29/7/2019) pria itu pun menyampaikan permintaan maaf di polsek Bojong Picung, Cianjur.
Sopir truk dianiaya oleh pria yang menganakan kaus Brimob karena dianggap membuat macet dan menghalangi jalan.
Pria berkaus Brimob yang diketahui bernama Afrizal Faisal ini tak hanya memaki sopir truk bernama Deden Yudhistira, tapi juga menganiaya sopir yang bepergian sendiri tanpa kernetnya.
Dianggap main hakim sendiri, pria berkaus Brimob itu pun menuai hujatan dari warganet karena dianggap arogan, sekaligus membuat citra Brimob menjadi buruk.
Tapi ternyata aksi Afrizal Faisal yang menganiaya sopir truk di desa Ciheya, Cianjur, Jawa Barat ini harus diakhiri dengan permintaan maaf baik secara lisan maupun tertulis.
Mengutip dari unggahan akun Instagram @agoez_bandz4 "Pelaku atas nama bapak Afrizal Faisal sudah terciudk dan mengakui segala kesalahannya dan telah menyampaikan permintaan maaf baik secara lisan maupun tulisan di polsek Bojong Picung, Cianjur, Jawa Barat tadi sore (Senin (29/7/2019) sekitar pukul 17.00,"
Sementara pada video permintaan maaf, Afrizal Faisal mengaku menyesal dengan perbuatan yang dilakukannya itu.
"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Afrizal Faisal memohon maaf yang sebesar-besarnya, atas kejadian pemukulan terhadap saudara Deden Yudhistira sehingga viral di media sosial," kata Afrzal Faisal di video tersebut.
Afrizal Faisal meminta maaf kepada sang sopir truk, Deden Yudhistira, dua orang perwakilan dari komunitas sopir truk.
Baca Juga: Pendapatan Bisnis Melambat, Uber Pangkas 400 Pekerja Pemasaran
Permohonan maaf yang dilakukan Afrizal Faisal mungkin sudah diterima oleh sopir truk yang dianiayanya. Tapi nampaknya tidak untuk warganet, karena banyak yang menyayangkan kalau kejadian ini tidak diproses secara hukum.
"Lha lemah amat, udah viral baru minta maaf," tulis @abyuff__.
"Kenapa nggak dilanjutin proses hukum, sih?" Kata @holiday_ngok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026