Suara.com - Bahan bakar B30 berhasil lolos uji kemampuan menghidupkan mesin kendaraan (start ability), yakni kurang dari dua detik pada mobil yang tidak digunakan selama 21 hari. Pengujian itu digelar di Dieng, Jawa Tengah yang dikenal dengan suhunya yang dingin.
"Dari Gaikindo menyampaikan bahwa waktu maksimal untuk menyalakan kendaraan yang dites ini harus kurang dari lima detik, namun tadi semua di angka satu detik," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Dadan Kusdiana di Dieng, Rabu (14/8/2019).
Hasil itu didapat dari pengujian terhadap tiga kendaraan, yang dilakukan di dataran tinggi Dieng. Uji pada unit mobil pertama menggunakan bahan bakar solar murni (B0) dengan suhu di lokasi sekitar 15 derajat Celsius. Kendaraan itu mampu menyala dalam waktu 1,05 detik.
Berlanjut ke uji kendaraan kedua menggunakan bahan bakar B30 dengan kadar monogliserida 0,4 persen. Suhu lokasi sekitar 17,3 derajat Celsius dan kendaraan menyala dalam waktu 1,18 detik.
Pengujian pada mobil ketiga, mencatatkan hasil mengesankan dengan memakai B30, kadar monogliserida 0,55 persen. Hanya butuh 0,997 detik saja bagi kendaraan untuk menyala.
"Jadi dengan hasil ini kita akan menjalankan program B30 dengan kandungan monogliserida 0.55," kata Dadan.
Pengujian di lokasi dataran tinggi dengan suhu dingin itu dilakukan untuk memastikan kemampuan dan ketahanan bahan bakar B30.
Pemerintah diketahui ingin segera mewajibkan penggunaan B30 di Tanah Air. Pada Senin (12/8/2019), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menargetkan B30 mulai digunakan pada Januari 2020 mendatang.
Baca Juga: Persiapan B30, KTB Terus Uji Jalan Produk
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Apa Itu Biodiesel B50? Strategi Prabowo Jaga Ketahanan Energi Nasional di 2026
-
Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Duit di Bawah Rp90 Jutaan Bisa Dapat Suzuki Ignis Tahun Berapa?
-
Terpopuler: Aturan Baru BBM Subsidi, 4 Mobil Bekas Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?