Suara.com - Jaguar Land Rover (JLR) mengumumkan akan menghentikan sementara semua aktivitas produksinya di seluruh pabriknya yang berlokasi di Britania Raya selama satu minggu pada November 2019.
Penutupan produksi sendiri rencananya akan berlangsung pada awal bulan, tepatnya 4 November mendatang.
JLR mengatakan keputusan ini diambil akibat dampak global yang disebabkan oleh Brexit, atau Britain Exit, sebuah keputusan Britania Raya untuk tidak lagi bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa.
"Jaguar Land Rover telah mengkonfirmasi akan menangguhkan produksi di semua pabrik Britania Raya selama satu minggu mulai 4 November 2019," demikian tulis JLR, seperti disitat dari ITV, Sabtu (28/9/2019).
Lebih lanjut dijelaskan, keputusan ini mencerminkan kebutuhan untuk menyesuaikan jumlah produksi dalam menghadapi ketidakpastian yang sedang berlangsung.
"Arah angin bagi penjualan eksternal Britania Raya atau secara global, turut dipengaruhi peristiwa Brexit, dan telah memberikan dampak terhadap volume penjualan kami," sambung JLR.
Kendati demikian, perusahaan mengklaim bila pembayaran karyawan tidak akan mengalami masalah. Selama produksi berhenti sementara, para pekerja masih akan tetap mendapatkan haknya.
"Semua anggota staf masih akan dibayar selama periode ini," tegas JLR.
Dalam sebuah pernyataan, berbagai kelompok termasuk Asosiasi Produsen Otomotif Eropa, Asosiasi Pemasok Otomotif Eropa dan 17 kelompok nasional memperingatkan dampak dari Brexit bisa membuat mereka merugi hingga miliaran Euro akibat penghentian produksi.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Akhir Pekan: Chevy Ekspor, Hotman Paris Soal RUU KUHP
Mereka juga mengatakan penghentian produksi bisa menelan biaya 50 ribu Poundsterling atau miliaran rupiah per menit di Inggris saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?