Suara.com - Diduga mengantuk, seorang pengendara motor menabrka bagian depan truk yang melaju dari lawan arah. Insiden laka yang terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah itu pun menjadi sorotan warganet, apalagi banyak yang bingung ketika melihat marka jalannya.
Di jejaring media sosial beredar video rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan antara pemotor dan truk.
Pada video tersebut, terlihat si pengendara motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan langsung menghantam bagian depan truk.
Sepeda motornya terlihat ringsek parah. Sayangnya tidak diketahui bagaimana kondisi korban usai kejadian tersebut.
Warganet bernama Vroh, yang mengunggah di jejaring Facebook menuliskan "Salah satu alasan untuk lebih baik ambil lajur kiri kalau lewat jalan dua arah tanpa perbatasan,"
Selain menyoroti pemotor yang diduga mengalami micro sleep alias mengantuk, warganet juga dibuat bingung dengan marka jalannya.
Terlihat jalan tersebut dibuat dua arah dengan tiga marka jalan garis putus-putus.
Pada video terlihat kendaraan dari arah datangnya truk memang mengambil dua lajur, sementara dari arah pemotor hanya satu lajur.
Seorang wargane bernama Garda menjelaskan soal marka jalan dan kenapa ada tiga lajur di jalan tersebut.
Baca Juga: Viral Balap Liar di Sidoarjo Tabrak Penonton, Joki Motor Diciduk Aparat
"Itu tiga jalur, dua jalur menanjak dan satu jalur turun. Jalur menanjak dibuat dua jalur karena banyak truk yang nggak kuat naik, jalannya pelan," katanya.
Senada, Farhan pun memaparkan soal marka jalan di lokasi lakalantas antara truk dan pengendara motor "Kejadian di Wonosobo kemarin. Itu jalan tanjakan, yang dari bawah (truk) sebenarnya dua lajur, yang dari atas satu lajur. Makannya ada dua marka. Dari bawah dibikin dua lajur mungkin karena menanjak, biar mobil kecil atau motor bisa mendahului. Itu murni motor yang salah, makan jalan terlalu ke kanan. Itu juga posisi jalan menurun dan kecepatan tinggi."
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?