Otomotif / Motor
Kamis, 12 Desember 2019 | 14:00 WIB
Komunikasi antarmotor dengan intercom bagi para peserta touring [Shutterstock].

Suara.com - Bepergian bersama-sama biker sahabat menunggang motor kesayangan masing-masing? Ah, inilah kegiatan seru serta penuh kebersamaan. Apalagi bila saling berkomunikasi via intercom untuk berbagi informasi selama berkendaraan bareng.

Namun ada hal penting yang perlu diketahui. Menggunakan intercom helm bisa berakibat hilangnya konsentrasi saat berkendara. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan peranti komunikasi satu ini.

Menurut Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar berkendara bersama tetap aman.

Helm dilengkapi intercom kerap digunakan saat touring. Sebagai ilustrasi [Shutterstok].

Salah satu yang harus diperhatikan adalah mengatur volume dengan kondisi mampu mendengar suara out of helmet 70 persen radius 25 m.

"Jadi sifatnya hanya untuk berkoordinasi sesaat. Tidak untuk digunakan melakukan pembicaraan selain koordinasi," tegas Sony Susmana saat dihubungi Suara.com, Rabu (11/12/2019).

Selain itu, tambah Sony Susmana, pengendara harus lebih fokus mengoptimalkan fungsi mata terhadap kondisi lingkungan. Karena saat menggunakan intercom fungsi pendengaran tidak bisa maksimal.

"Pastikan juga kurangi kecepatan sedikit dan fokus saat berbicara di intercom," tambahnya.

Sebagai informasi, fungsi intercom pada helm ialah guna menjaga para pengendara untuk tetap terhubung ketika melakukan perjalanan bersama-sama. Pasalnya, intercom memiliki jarak jangkauan dan jumlah pengguna yang terbatas.

Dengan begitu, pengendara tidak perlu melaju berdampingan dan berteriak-teriak untuk tetap bisa mengobrol atau menyampaikan informasi penting lainnya.

Baca Juga: Suguhkan Tontonan Sport Otomotif Akhir Tahun, TGAIC Undang Rider Asing

Selamat berkendara bersama-sama, jaga tetap aman di jalan!

Load More