Suara.com - Banjir yang melanda kawasan Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya memang menjadi sorotan besar-besaran beberapa hari terakhir ini.
Banyak peristiwa terjadi yang pada akhirnya menjadi bahan omongan warga di media sosial, entah karena faktor inspiratif ataupun sebaliknya.
Salah satu yang sosok yang belakangan menjadi sorotan warganet di media sosial adalah Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro.
Dirinya hangat diperbincangkan di media sosial dan bahkan menjadi trending topic di Twitter hingga Jumat (3/1/2019) siang ini.
Aksinya saat meninjau stasiun Bukit Duri, Jakarta Timur menuai banyak kecaman dari warganet karena dianggap diperlakukan istimewa bak raja.
Peristiwa tersebut bahkan membuat warganet membuat meme sindiran perbandingan dirinya dengan pendahulunya, Ignasius Jonan saat meninjau banjir.
Namun, di balik kontroversi itu, ada sedikit cerita kesederhanaan dari pria berusia 60 tahun tersebut. Hal itu diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Mempunyai kekayaan sebesar Rp 34 miliar, ternyata ia hanya mempunyai sebuah kendaraan yaitu sebuah mobil Mitsubishi Pajero tahun 2012 yang nilainya 'hanya' Rp 270 juta.
Hal tersebut tentunya tergolong sederhana untuk ukuran Dirut sebuah perusahaan plat merah yang terkenal bergaji besar.
Baca Juga: Digaji Mahal dan Bikin Blunder, Ini Koleksi Mobil Kiper MU David De Gea
Edi Sukmoro resmi menjadi Dirut PT KAI sejak tahun 2014 silam. Dirinya ditunjuk menggantikan Ignasius Jonan yang kala itu dipilih menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo di masa pemerintahannya yang pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV
-
Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen
-
Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa
-
Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT