Suara.com - Dua hari lalu (3/3/2020), terjadi erupsi Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Seiring prosesnya, terjadi hujan abu di beberapa lokasi, dan tak pelak membuat mobil dan sepeda motor menjadi coreng-moreng terkena material berupa debu halus itu.
Buat membersihkannya, tidak boleh sembarangan. Salah-salah, body malah tergores. Dikutip dari thecarconnection.com, berikut adalah tips bila mesti menangani mobil yang mesti dicuci akibat terkena hujan abu vulkanik.
Detailnya adalah sebagai berikut:
1. Tekanan air
Saat mencuci kendaraan khususnya mobil yang tertutup abu vulkanik, tekanan air yang digunakan harus diperhatikan. Sebaiknya gunakan tekanan air yang cukup tinggi agar abu bisa luruh, terlepas dari bodi.
Meski terlihat sangat lembut, abu vulkanik sebenarnya memiliki sifat yang sangat abrasif, sehingga berbahaya untuk permukaan body.
2. Air bersih
Sesuai fungsinya sebagai pelarut universal, air bersih adalah materi paling tepat untuk membersihkan permukaan body dari lapisan abu vulkanik yang mengandung material batu kecil atau halus dengan kandungan kimia tertentu.
Selain air bersih, pemakaian dengan material cair lainnya mungkin menimbulkan reaksi kimia yang merusak permukaan body.
Baca Juga: Best 5 Otomotif Pagi: Batmobile Disita, Naik Supercars Jadi Bengal
3. Jangan lalai memperhatikan wiper
Wiper berfungsi sebagai pembersih kaca dengan posisi menempel di permukaan. Bila terdapat materi batuan halus tertinggal pada permukaannya serta terlewat dibersihkan, maka pada pemakaian berikutnya kaca bakal tergores.
Caranya, angkat dan bersihkan bilah karet menggunakan air bersih hingga abu benar-benar hilang.
4. Bersihkan Ban
Ban juga perlu mendapat perhatian saat proses membersihkan mobil dari abu vulkanik. Sikat bagian ini sehingga tidak ada abu tertinggal.
Mobimoto.com/Hikmawan Muhamad Firdaus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya