Suara.com - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi menyampaikan bila mulai awal bulan April pihaknya akan melakukan penertiban terhadap truk over dimensi dan over loading (ODOL) di pelabuhan penyeberangan antarpulau.
Menurut Budi, jalur penyeberangan Merak - Bakehuni dan Ketapang - Gilimanuk akan menjadi prioritas Kemenhub untuk menjaring truk ODOl.
"Jadi kami sudah sosialisasikan mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera kita lakukan," ujar Budi, di sela pameran kendaraan niaga GIICOMVEC 2020, di JCC, Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Selain itu, disampaikan Budi, pihaknya juga sudah membahas menyangkut masalah teknis dengan pihak BPJT dan Jasa Marga terkait penertiban ODOL di jalan tol. Rencananya minggu depan akan dieksekusi wilayah Tanjung Priok, Cikampek sampai Bandung.
"Jadi mulai hari Senin kita akan mulai melakukan pelarangan terhadap truk odol melalui jalan tanjung priok sampai ke bandung. Truk akan kita periksa lagi untuk bisa melewati jalan tol," tegas Budi.
Budi menyampaikan, saat ini banyak truk yang beroperasi namun melakukan pelanggaran dimensi. Rata-rata ketinggian truk mencapai 1,7 meter yang seharusnya 1 meter. Dengan demikian masing-masing kendaraan melakukan pelanggaran lebih dari 70 cm.
"Saya harap pelaku industri dan operator kendaraan terutama operator logistiknya mohon menyesuaikan. Kebetulan di wilayah Jabodetabek untuk dump truk menjadi kendaraan yang paling banyak melanggar," terangnya.
Sebelumnya Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bila peraturan terkait truk ODOL akan berlaku mulai 1 Januari 2023. Dengan begitu tidak ada lagi truk yang mendapat izin operasi jika tidak sesuai ketentuan.
Baca Juga: GIICOMVEC 2020 Diresmikan Menperin: Edukasi Safety dan ODOL
Berita Terkait
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini
-
Kemenhub Catat 6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum Hingga H-4
-
Ada Biaya Siluman Saat Pembelian Tiket Pesawat Online, Kemenhub Jewer OTA
-
Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok