Suara.com - Pandemi virus corona membuat sejumlah negara melakukan lockdown, salah satunya Malaysia. Di negara tersebut, kebijakan itu dikenal dengan istilah MCO atau Movement Control Order.
Namun meski sudah diimbau pemerintah, masyarakat masih saja ada yang membandel. Beberapa orang sering kedapatan melanggar yang membuat polisi setempat harus bertindak dengan cara razia.
Meski diberlakukan razia, beberapa masyarakat ada yang bisa lolos karena melakukan manipulasi atau menipu polisi dengan berbagai cara. Contohnya adalah unggahan di media sosial yang viral satu ini.
Seperti dikutip dari Paultan, seorang laki-laki menggunakan stiker bertuliskan petugas kesehatan untuk mengelabui polisi saat razia. Stiker ini merupakan stiker khusus yang didapat dari istrinya yang bekerja petugas medis.
Jadi berkat stiker itu, petugas polisi percaya dan meloloskan pemobil tersebut untuk bisa melanjutkan perjalanan.
Ternyata tak cuma itu saja. Sebuah keluarga memanfaatkan anaknya dan beralasan sang anak harus ke rumah sakit. Sementara anak-anak yang lainnya harus ikut karena tak ada yang menjaga.
Hasilnya? Satu keluarga itu bisa bepergian melintasi perbatasan.
Kini kasus-kasus itu tengah diselidiki oleh polisi. Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri mengatakan polisi sudah mengidentifikasi mereka yang terlibat dan akan mengambil tindakan terhadap mereka.
"Tidak ada yang bisa melarikan diri dari hukum, terlebih karena mereka sudah mengakui (di media sosial) melanggar hukum MCO. Jangan bangga akan hal itu dan menganggap diri Anda sebagai pahlawan karena pada akhirnya, tindakan akan diambil dan itu akan membawa masalah bagi diri Anda dan keluarga," katanya.
Baca Juga: Sopir Ojol Bisa Ikut Pelatihan Online Kartu Prakerja, Segini Harganya
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?