Suara.com - Di tengah pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19, produsen otomotif mesti melakukan jurus kreatif agar produk bisa dilirik calon konsumen. Seperti yang dilakukan Hyundai, raksasa dari Negeri Ginseng, Korea Selatan.
Sebagai catatan, Korea Selatan tak menerapkan status lockdown total untuk meretas rantai pandemi Covid-19. Namun kesadaran warga dan imbauan pemerintah terbilang efektif. Physical distancing terbentuk, juga ketertiban untuk melindungi diri sendiri terhadap kemungkinan terpapar virus yang menyerang pernapasan itu. Termasuk mengurangi aktivitas bepergian dengan tetap tinggal di rumah.
Dikutip dari kantor berita Antara, Hyundai Motor Company pada Kamis (23/4/2020) merilis sedan Sonata versi baru untuk pasar domestik Korea Selatan. Adapun tampilan fisiknya disegarkan guna menaikkan penjualannya semasa pandemi Covid-19.
Secara keseluruhan, pabrikan otomotif Korea Selatan yang pabriknya berlokasi di Ulsan dan mengandalkan tenaga kerja sekitar 32 ribu orang itu mengalami penurunan penjualan. Dalam triwulan pertama 2020, angkanya turun 11 persen di pasar global. Yaitu dari 1.021.391 unit menjadi 904.746 kendaraan yang terjual.
"Versi pembaruan Sonata generasi kedelapan hadir dalam mesin bensin 2.0 liter atau mesin hybrid bensin 2.0 liter," demikian disebutkan Hyundai dalam pernyataan pers, saat menyebut spesifikasi teknis produk sedan terbarunya.
Meski belum disebutkan secara detail menyoal tampilan fisik yang disegarkan atau mengalami proses facelift, namun ubahan bisa dicermati sekilas dari potret. Yaitu bagian haluan tampak lebih meruncing, dipadukan lampu utama model baru.
Sementara untuk label harga, Hyundai Sonata tipe bensin 2.000cc dipasarkan Rp 421,6 juta dan tipe Hybrid seharga Rp 450 jutaan untuk pasar lokal Korea Selatan. Bagi konsumen domestik, tentu pilihan ini memberikan mereka alternatif dalam upaya lebih peduli lingkungan hidup.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Hari Ini Tol Layang Japek Ditutup, Cuma Jenis Kendaraan Ini yang Bisa Lewat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
MPV Keluarga 7 Penumpang Dimodifikasi Jadi 12 Orang saat Mudik Lebaran 2026 , Modal Terpal Saja
-
5 Fakta Gila Bugatti Factor One, Sepeda Sultan yang Harganya Setara Veloz Hybrid
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama