Suara.com - Korea Selatan adalah negara yang berinisiatif menggelar uji positif Coronavirus Disease atau Covid-19 secara drive through atau drive thru. Sederet alasan dikemukakan, namun terpenting adalah deteksi dini, efisien, sekaligus nyaman bagi masyarakat. Pasalnya mereka tidak perlu pergi ke rumah sakit atau klinik penanganan penyakit karena virus ini, yang mungkin semakin memperburuk kondisi awal.
Setelah Korea Selatan, Amerika Serikat melakukan hal serupa. Salah satu produsen otomotif Negeri Ginseng yang memiliki pabrik besar di Negeri Paman Sam juga turut memberikan donasi untuk pengujian secara drive thru itu.
Kekinian, pelbagai negara mulai mengadopsi cara ini. Demikian pula di Indonesia. Antara lain Provinsi Jawa Barat. Dan, sekarang startup kesehatan ProSehat juga menggelar kegiatan serupa. Sasarannya khusus tenaga kesehatan atau nakes.
Perlu digarisbawahi bahwa nakes adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Sehingga tergolong tinggi dalam soal risiko penularan. Apalagi, ada faktor Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berperan dalam menumbuhkan risiko penularan terhadap tenaga kesehatan. Yaitu saat mereka mendatangi rumah sakit atau klinik dan ditangani oleh nakes. Belum lagi ketidakjujuran pasien mengenai riwayat perjalanan mereka. Faktor-faktor inilah membuat nakes rentan terpapar Covid-19.
ProSehat sebagai bagian dari startup ecosystem UMG Idealab menggelar drive thru rapid test Covid-19 pada 15 - 25 April 2020.
"ProSehat Drive Thru diadakan karena semua tenaga kesehatan dianggap berisiko, sebab berhadapan secara langsung dengan pasien. Jadi, ada atau tidak gejala dilakukan screening dahulu melalui rapid test,” jelas Founder ProSehat dr. Gregorius Bimantoro.
Ia menambahkan, semua nakes yang sudah melakukan rapid test akan dipantau harian oleh ProSehat sesuai protokol yang berlaku. Jika ada hasil rapid test yang positif, maka sesuai alur yang telah dirumuskan di pedoman Kemenkes RI, nakes perlu dipastikan dengan PCR swab.
ProSehat menggandeng setidaknya empat mitra klinik yang tersebar di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang Selatan. Keempanya adalah Klinik Sehat Indonesia Palmerah Jakarta, Klinik Pintar Bhakti Insani Bekasi, Klinik Atma Jaya Kampus III BSD, dan Klinik Holicare ITC BSD. Dan kegiatan juga didukung oleh Gugus Tugas Covid-19 dan Kemenkes RI.
"Untuk pendaftaran ProSehat Drive Thru bagi para rekan sejawat dilakukan melalui portal resmi Prosehat.com atau chat dokter ProSehat di WhatsApp 0811-1816-800,” tutup dr. Gregorius Bimantoro.
Baca Juga: 5 Tips Rawat Skuter Matik saat PSBB, Nomor 3 Kadang Terlewatkan
Terus semangat para nakes yang menangani pandemi Covid-19. Karya dan bakti Anda adalah kebanggaan bangsa!
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?