Otomotif / motor
Liberty Jemadu | Manuel Jeghesta Nainggolan
Petugas SPBU mengisi bahan bakar ke motor driver ojol di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (14/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pengendara motor yang tangki bahan bakarnya terletak didepan disarankan untuk tetap turun dari tunggangannya saat mengisi bensin karena alasan keamanan.

Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan pengendara motor harus turun saat mengisin bensin agar lebih mudah melakukan evakuasi jika terjadi ledakan atau kebakaran.

"Setelah saya pelajari kalau terjadi ledakan atau kebakaran, jadi lebih mudah melakukan evakuasi," ujar Sony Susmana dalam sebuah diskusi online baru-baru ini.

Dia juga menjelaskan sejumlah pom bensin sudah menerapkan prosedur tersebut. Hal ini demi memang diterapkan demi keamanan, dan apabila tidak dipatuhi maka petugas berhak untuk tidak melayani konsumennya.

"Saya pikir memang cukup merepotkan (untuk model motor tertentu) karena mulut tangki ada di tengah. Tetapi tetap harus dilakukan untuk keamanan," ungkapnya.

Seperti diketahui satu unit sepeda motor nyaris habis terbakar, setelah mengisi bensin di SPBU Dusun Tambakola, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong, Takalar, pada akhir April lalu.

Saat kejadian pemilik motor awalnya mengisi penuh tangki bensin di SPBU Desa Kalukuang. Namun setelah di starter muncul percikan api dari knalpot dan langsung menyebar membakar motor pemilik.

Baca Juga: Tips Agar Mobil Tak Dibobol Maling saat Isi Bensin

Tentu saja jika kejadian tersebut terjadi saat proses isi bensin berlangsung dan pemilik motor tetap ada di sepeda motor maka sangat berbahaya. Jadi mulai sekarang, biasakan turun ketika mengisi bensin sepeda motor.

Komentar