- Mobil Diesel Salah Isi Bensin
- Cara Mengatasi Mesin Diesel yang Salah Isi Bensin
- Dampak Bahaya Bensin Pada Mesin Diesel
Suara.com - Perkembangan teknologi mesin diesel kini telah mencapai titik di mana banyak mobil baru yang menggunakannya terasa sangat halus. Bahkan seringkali penumpang tidak menyadari sedang berada di dalam mobil diesel.
Namun kemajuan teknologi ini justru menyimpan potensi risiko baru, salah satunya kesalahan pengisian bahan bakar. Bukan tidak mungkin sopir atau operator SPBU keliru mengisi bahan bakar diesel dengan bensin.
Lantas apa efeknya pada mobil diesel jika salah isi bensin terjadi. Berikut penjelasannya dikutip dari laman Deltalube, Kamis (4 September 2025):
Kerusakan Komponen Vital
Mesin diesel dirancang khusus untuk bekerja dengan solar, yang memiliki karakteristik dan kandungan pelumas yang sesuai dengan sistem kerjanya. Jika mesin diesel diisi dengan bensin, dapat dipastikan efeknya akan sangat parah, bahkan berpotensi merusak komponen vital pada mobil tersebut.
Mesin diesel yang dihidupkan dengan campuran bensin akan sangat merusak komponen mobil. Kerusakan ini dipastikan terjadi karena bahan bakar bensin tidak mengandung zat pelumas seperti yang terkandung dalam solar.
Komponen yang paling rentan rusak adalah injection pump (bosh pump) dan nozzle. Kedua komponen ini berputar dan bergerak dengan mengandalkan pelumas yang terkandung dalam solar. Tanpa pelumasan yang memadai dari bensin, gesekan berlebih akan terjadi, menyebabkan keausan parah dan kerusakan fungsi.
Selain itu, sistem pembakaran mesin diesel juga berbeda dengan mesin bensin. Sistem internal combustion chamber diesel dan bensin tidak sama. Mesin diesel memakai tekanan kompresi, sedangkan mesin bensin mengandalkan busi. Perbedaan fundamental ini membuat bensin tidak cocok untuk sistem pembakaran diesel.
Cara Tepat Atasi Dampak Negatif
Dalam kondisi salah isi bahan bakar, pengemudi disarankan untuk tidak menyalakan mobil, apalagi dikendarai atau dijalankan. Jika hal ini terjadi, tindakan cepat sangat dibutuhkan untuk segera membawa mobil ke bengkel terdekat dengan menggunakan towing. Menyalakan mobil setelah salah isi bensin akan menyebabkan bensin masuk ke saluran bahan bakar dan mesin yang akan membuat proses perbaikan jauh lebih rumit dan mahal.
Prosedur Penanganan di Bengkel
Penanganan utama untuk kasus salah isi bahan bakar diesel ini adalah dengan mengeluarkan seluruh bahan bakar bensin yang telah masuk ke mobil. Ini berarti menguras tangki bahan bakar, injection pump dan filter solar. Pengurasan ini harus segera dilakukan, mengingat membiarkan bensin di dalam tangki solar terlalu lama sangat tidak disarankan.
Membuang Bahan Bakar Lewat Baut Pembuangan: Metode ini tergolong praktis dan mudah dilakukan dengan membuang bahan bakar di tangki melalui baut pembuangan yang biasanya ada di bawah tangki. Namun, risikonya masih ada endapan bensin di tangki karena bahan bakar tidak bisa terbuang seluruhnya.
Bongkar Tangki Bahan Bakar: Dengan melepas tangki mobil, bahan bakar bisa dikuras sepenuhnya. Metode ini sangat direkomendasikan, terutama jika bensin masuk ke tangki dalam jumlah banyak. Selain itu, filter bahan bakar juga sebaiknya diganti dan selang-selang fuel rail dibersihkan untuk memastikan tidak ada sisa bensin yang tertinggal.
Berita Terkait
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Solar Mahal! Ini 5 Mobil Bekas 7 Penumpang yang Irit, Cocok untuk Gantikan Innova Diesel
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Solar Makin Mahal, Ini 8 Tips Hemat BBM Mobil Diesel agar Kantong Tetap Aman
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini