RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jum'at, 29 Mei 2020 | 10:55 WIB
Logo Porsche pada lingkar setir mobil Cayenne GTS. Sebagai ilustrasi produk [Shutterstock].

Suara.com - Porsche menerapkan konsep kenormalan baru di tengah pandemi 2019 Novel Coronavirus atau Covid-19 di Amerika Serikat. Brand mobil sport asal Jerman ini mencoba cara lain untuk sektor jual mobil bekas dengan cara membuat bursa mobil bekas bertajuk "Porsche Finder".

Melansir USA Today, layanan "Porsche Finder" memungkinkan calon konsumen mendapatkan mobil Porsche bekas tanpa perlu keluar rumah.

Jual beli mobil online. Sebagai ilustrasi [Twitter].

Laman besutan Porsche ini memudahkan calon konsumen mencari jenis Porsche yang diinginkan, termasuk daftar harga, warna mobil, sampai lokasi mobil di seantero Amerika Serikat. Ketika telah terjadi kesepakatan, mobil akan diantarkan langsung oleh tenaga penjual Porsche dan proses pembayaran akan dituntaskan di rumah konsumen. Dengan demikian pembeli benar-benar tidak perlu keluar rumah.

Seperti diketahui, konsep kenormalan baru saat ini banyak diterapkan oleh berbagai merek mobil. Sebelumnya Mercedes-Benz mempersilakan seluruh karyawannya untuk bekerja dari rumah (WFH).

Bahkan brand asal Jerman ini mengimbau seluruh karyawan untuk melakukan seluruh pekerjaan dari rumah sampai akhir 2020. Namun jika status pandemi tak kunjung membaik, maka tidak menutup kemungkinan, sebanyak 875 karyawan yang berada di Negeri Paman Sam itu akan tetap melakukannya hingga 2021.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119