Suara.com - Pandemi Virus Corona baru atau Covid-19 memaksa beberapa negara memberlakukan status lockdown demi menghambat penyebaran virus. Hasilnya, aktivitas di luar rumah seperti mengendarai mobil jauh berkurang.
Kondisi ini, disebut-sebut mampu membuat para pengemudi kehilangan naluri berkendaranya. Perusahaan asuransi asal Inggris, Admiral, menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan 16 persen klaim asuransi akibat kecelakaan mobil setelah enam pekan diberlakukan status lockdown (dimulai 23 Maret 2020).
"Terlepas dari berapa banyak mobil di jalan, penting bahwa pengemudi tetap waspada setiap saat. Termasuk saat berada di balik kemudi," ujar Lorna Connelly, Kepala Klaim Asuransi Admiral, seperti dikutip dari harian Dailymail.
Ia menambahkan, sebanyak 29 persen pengajuan klaim terjadi karena kecelakaan di area parkir. Hal ini bisa disebabkan sang pengguna terlalu lama diam di rumah. Dengan demikian, kemampuan berkendara sedikit berkurang karena lama tidak bepergian. Selain itu mobil yang lama tidak dipanaskan bisa juga menjadi faktor penyebab.
Oleh karena itu, perusahaan asuransi ini menyarankan agar pemilik mobil melakukan persiapan sebelum mulai berkendara. Terlebih bila kepercayaan diri sedikit berkurang karena lama tidak mengemudikan mobil.
"Melatih manuver seperti parkir dan berkemudi di ruang terbuka sangat membantu melatih naluri mengemudi," demikian disebutkan Lorna Connelly.
Sebagai catatan, Inggris--tidak termasuk negara-negara tetangganya dalam lingkup United Kingdom, seperti Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara--telah melakukan pelonggaran lockdown mulai 24 Mei 2020, sebagaimana diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson.
Dalam kesempatan itu, disebutkan bahwa warga England dibolehkan kembali mengemudikan mobil hingga destinasi yang jauh. Penggunaan mobil pribadi lebih disarankan, dibandingkan menggunakan transportasi umum.
Baca Juga: Waduh, NASA Temukan Buaya di Landasan Peluncuran Pesawat!
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan