Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan tidak berani memasang proyeksi terlalu jauh di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan situasi yang ada, dianggap masih sulit untuk diprediksi.
General Manager Marketing PT IAMI, Attias Asril, mengatakan bahwa yang terpenting saat ini roda bisnis tetap bergerak. Sehingga akan tercipta peluang bagi kendaraan komersial untuk berkembang.
"Yang kami pantau bagaimana atau sejauh mana pergerakan bisnis ini setelah masa transisi berakhir," kata Attias Asril, saat Ngobrol Virtual bersama Forwot atau Forum Wartawan Otomotif.
Diperkirakan, tambah Attias Asril, kalaupun terjadi kenaikan pada April dan Mei, penurunan penjualan dalam satu tahun masih sangat besar.
Sementara PT IAMI masih melihat proyeksi dalam 1 sampai 2 bulan ke depan.
"Jadi masih cukup bagi kami untuk melakukan proyeksi," ujar Attias Asril.
Sedangkan prediksi penjualan tahun ini diyakininya akan minus dibandingkan 2019.
"Beberapa hari lagi selesai satu semester. Jadi turunnya nanti berapa persen, tinggal kami lihat semester dua ini bisa growth berapa besar," tegasnya.
Baca Juga: Isuzu Tegaskan Belum Ada PHK Karyawan Terdampak Pandemi Covid-19
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Komparasi Mahindra Scorpio Pick Up vs Isuzu Traga Untuk Kendaraan Operasional
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
-
Daftar Harga Rental Mobil Lepas Kunci di TRAC Yogyakarta untuk Lebaran, Mulai Rp500 Ribuan Per Hari
-
4 Cara Cek Nomor Kendaraan Mobil dan Motor Secara Resmi Terbaru 2026
-
5 Motor Matic 150cc Jawab Kebutuhan Mudik Lebaran 2026, Perjalanan Lelah Jadi Mewah
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Adu Irit Suzuki Fronx vs Daihatsu Rocky, Persiapan Buat Lebaran 2026
-
Tembus Miliaran Rupiah, Segini Harga 5 Mobil Sitaan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Pajak Kendaraan Turun Drastis Khusus Kendaraan Ini di 2026, Diskon Gede-gedean
-
Kok Bisa Mobil Listrik BYD Tahan Ledakan Rudal di Israel? Baterai Tetap Aman