Suara.com - Di Tanah Air, kehadiran Renault Kwid paling segar di benak adalah saat dipamerkan dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 di ICE BSD, Banten, Provinsi Jawa Barat. Seiring waktu, variannya terus tumbuh, termasuk Renault Kwid RXL dan Renault Kwid Climber.
Adapun Renault Kwid Climber yang dijual di Indonesia, nominalnya mencapai Rp158 juta. Namun, untuk India, beberapa varian terbaru Renault Kwid hadir dengan harga berkisar Rp80 jutaan. Atau singkatnya tidak sampai tembus Rp100 juta.
Dikutip dari kantor berita Antara, Renault India pada Selasa (7/7/2020) menyebutkan lahirnya varian baru Renault Kwid. Yaitu Renault Kwid RXL bermesin 1.000cc dan 800cc yang muncul dalam dua macam sistem transmisi pilihan, manual serta matik atau otomatis. Satu lagi adalah Renault Kwid Climber.
Soal harga, Renault Kwid RXL bertransmisi manual dipasarkan harga Rs4,16 lakh atau setara Rp82 juta. Sementara versi matik adalah Rs4,48 lakh yaitu sekitar Rp87 juta. Dan untuk versi bermesin 800cc dijual Rp75,3 jutaan untuk negara yang sama.
Disimak dari spesifikasi, Renault Kwid menggunakan mesin tiga silinder dengan 12 katup. Mobil berdimensi panjang 3,7 m ini memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 28L.
Lantas untuk sektor interior, Renault Kwid RXL dan Renault Kwid Climber sudah dilengkapi layar hiburan MediaNav 8 inchi. Perbedaannya Renault Kwid Climber dilengkapi kamera mundur, sedangkan Renault Kwid RXL tidak ada.
"Peluncuran global Renault Kwid di India menunjukkan peran penting negara ini dalam niatan Grup Renault untuk tumbuh. Kwid menjadi kontributor penting bagi kemajuan kami di India," jelas Venkatram Mamillapalle, Country CEO & Managing Director, Renault India dalam siaran pers, Selasa (7/7/2020).
Di pasar otomotif, Renault Kwid kategori 1.000cc menjadi kompetitor Datsun Redi-Go serta Suzuki S-Presso. Sedangkan untuk tipe 800cc, Renault Kwid bersaing dengan Suzuki Alto.
Baca Juga: Bukan Cuma Mimpi, Ini 5 Mobil Murah yang Harganya Tak Sampai Rp 10 Juta
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
-
Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan