Suara.com - Film "Speed" (1994) yang dibintangi duet keren Keanu Reeves dan Sandra Bullock menuai acungan jempol. Bayangkan saja, formulasi ketegangan bom, penyanderaan dalam bus yang harus terus berjalan--tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat--serta artis keren, masuk dalam sebuah paket otomotif lengkap. Namun bila dikomparasi dalam dunia nyata, seperti penyanderaan bus di Ukraina ini tentu berbeda. Ini bukan lokasi shooting dan kejadiannya menyeramkan benar.
Dikutip dari kantor berita Antara, pada Selasa (21/7/2020) terjadi penyanderaan sebuah bus di Kota Lutsk, Ukraina bagian barat. Berisi penumpang sekitar 20 orang, pejabat setempat menyatakan bahwa tiga sandera dibebaskan setelah negosiasi selama lebih dari 11 jam.
Awalnya, seorang lelaki yang mengaku memiliki senjata api dan bahan peledak melakukan penyanderaan ini. Polisi terus melakukan negosiasi dengannya, dan mengidentifikasi sebagai Maksym Kryvosh, usia 44 tahun dan dilahirkan di Rusia.
Dalam "posting" di media sosial, ia menuntut agar pejabat senior Ukraina menerbitkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka adalah teroris. Dia juga mengancam akan meledakkan bom lain di tempat yang ramai.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko mengatakan Maksym Kryvosh pernah dihukum dua kali dan menghabiskan sekitar 10 tahun di penjara.
Antisipasi penyanderaan bus itu, jalan-jalan di Lutsk ditutup personel berseragam, mobil polisi dan pengangkut personel lapis baja.
"Tembakan terdengar, dan bus rusak. Polisi memblokir pusat kota," jelas Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan dalam rilis pers.
"Kami sepenuhnya mengendalikan situasi. Saya tahu semua detailnya. Saya berbicara dengan spesialis kami yang berada di Lutsk. Para profesional bekerja, melakukan segalanya untuk membebaskan sandera kami," lanjutnya.
Sejumlah foto menunjukkan sebuah bus kecil diparkir di tengah jalan kosong. Dua jendela bus hancur dan jendela-jendela lain ditutup dengan tirai. Doa untuk para korban semoga semuanya selamat, tidak kekurangan apapun.
Baca Juga: Bus Gratis Bagi Pekerja Pengguna Sepeda
Berita Terkait
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Vokalis Speed Kaget dengan Ribuan Massa Hardcore Jakarta: Gila Banget Bro!
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel