Suara.com - Jeep memutuskan untuk meninggalkan pilihan transmisi manual pada model Compass 2021. Hal ini dilakukan karena sepinya atau kurangnya permintaan konsumen yang menginginkan mobil di luar tipe matik alias transmisi otomatis.
Dengan demikian, pada 2021 Jeep hanya menawarkan Compass bertransmisi otomatis atau matik dengan 6-percepatan atau 9-percepatan.
"Tidak ada banyak permintaan untuk transmisi manual," ujar Amy Grundman, juru bicara FCA seperti dikutip dari Carscoops.
Adapun Jeep Compass versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini baru saja meluncur untuk pasar Eropa. Ditawarkan dalam tiga varian, yaitu Jeep Compass Limited, Jeep Compass S, Jeep Compass Trailhawk. Dua di antaranya mampu memasok tenaga 187 dk dan 237 dk, dilengkapi fungsi e-driving eksklusif yang baru.
Powertrain elektrik baru dari Jeep menggabungkan mesin 1.3L empat silinder FCA turbocharged dan transmisi 6-percepatan otomatis dengan dua motor listrik dan paket baterai senilai 11,4 kWh.
Motor listrik digabungkan ke mesin dan mampu bertindak sebagai generator. Sementara yang lain dipasang di gandar belakang sehingga menghasilkan tenaga 60 dk dan torsi 184 lb-ft, yang didistribusikan ke semua roda.
Jeep Compass PHEV rencananya akan tersedia untuk pasar Eropa mulai September mendatang.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Baca Juga: Mirip Jeep Rubicon, Basis Mesin Mobil Ini Bikin Pencinta Otomotif Kaget
Berita Terkait
-
Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!
-
Ungkap Alasan Penahanan Dokter Richard Lee, Polisi: Mangkir Pemeriksaan dan Tak Penuhi Wajib Lapor!
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
-
Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026
-
6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026