Suara.com - Murah dan tersedia di banyak tempat, banyak orang yang menggunakan air sebagai pengisi radiator kendaraan. Bahkan alasan mahalnya harga radiator coolant membuat banyak orang yang tetap bertahan menggunakan zat tersebut.
Hal ini kerap menimbulkan perdebatan di kalangan pengguna kendaraan, lantaran beberapa orang bilang bahwa air tetap bisa digunakan sebagai pengisi radiator.
Namun secara teknis ada beberapa hal yang membuat hal tersebut kurang direkomendasikan untuk dilakukan.
Dilansir dari Rideapart, kehadiran radiator coolant merupakan jawaban dari beberapa kelemahan yang ada pada air biasa.
Dengan kandungan etilen glikol dan beberapa bahan kimia lainnya, radiator coolant mampu melindungi dari temperatur dingin yang ektrem, korosi, dan lebih baik dalam membuang panas.
Sistem pendinginan motor seringkali terdiri dari besi, baja, alumunium, magnesium, plastik, karet dan masih banyak lagi. Penggunaan coolant tentu akan sesuai dengan material-material di atas.
Selain itu, penggunaan sembarang air dapat memicu adanya kerak mineral yang menghambat aliran cairan radiator. Bahkan jika air tersebut murni, maka akan tetap berisiko untuk menimbulkan karat.
Berbeda dengan mobil, radiator pada motor punya ketebalan material yang jauh lebih tipis sehingga lebih rentan rusak. Tak heran jika walaupun beberapa pemilik mobil berani pakai air, namun tidak dengan motor.
Baca Juga: Kembangkan Logam Bahan Gembok Motor, Ilmuan Terinspirasi dari Jeruk Bali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Riding PCX 160 ke Desa Wisata Krebet, Sinergi Astra Motor Yogyakarta Dukung Kelestarian Batik Kayu
-
Lebih Sporty dari Wuling Air EV? EV Hatchback Ini Pamer Muka Baru, Siap Rusak Harga Pasar!
-
Menanti Subsidi Baru Pemerintah Saat Pilihan Motor Listrik di Indonesia Semakin Membeludak
-
Honda Grom 2026 Meluncur dengan Gaya Balap Namun Minim Pembaruan Teknis pada Sektor Mesin
-
IBC Fokus Riset Kembangkan Paten Baterai EV yang Sesuai dengan Kebutuhan Indonesia
-
Nggak Cuma Destinator: Xpander dan Xpander Cross Juga Promo di Mei 2026, Begini Ketentuannya
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA