Suara.com - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan daya beli masyarakat Indonesia masih cukup kuat dan mereka masih ingin memiliki dan membeli kendaraan baru meskipun di tengah pandemi Covid-19.
"Survei kami, meskipun daya beli orang turun akibat pandemi, namun tetap ingin memiliki kendaraan," kata Henry Tanoto di Jakarta, Senin (17/8/2020).
Apalagi, lanjut dia, tingkat kepemilikian kendaraan, khususnya mobil, di Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga.
Ia mencontohkan di Malaysia, tingkat kepemilikan mobil mencapai 400: 1.000. Kemudian Thailand 200:1000. Sedangkan Indonesia masih 90:1000.
"Jadi Potensi (pasar mobil) di Indonesia masih sangat besar," ujarnya.
Karena itulah, lanjut Henry, Toyota Indonesia yakin pasar mobil di Indonesia masih bakal tumbuh. Meskipun ia mengakui akibat pandemi Covid-19 penjualan mobil di Indonesia anjlok.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaran Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di Indonesia mencapai pada Januari-Juli 2020 mencapai 286.215 unit anjlok dari pencapaian periode yang sama tahun 2019 yang mencapai sekitar 570.000 unit.
Penjualan terendah tercatat pada Mei 2020 yang hanya mencapai 3.500-an unit secara wholesales, turun dibanding April yang mencapai 7.871 unit, namun naik pada Juni 2020 menjadi 12.623 unit dan kembali meningkat pada Juli menjadi 25.283 unit.
"Kami berharap Mei adalah dasar penjualan mobil, setelah itu naik terus," kata Henry yang melihat penjualan mobil turun karena keterbatasan orang untuk keluar rumah akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). [Antara]
Baca Juga: Telah Hadir: Toyota Sienta Welcab dengan Fitur Fleksibilitas Penting
Berita Terkait
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026
-
Manuver Selincah Hatchback, Kabin Selega MPV: Mobil Bekas Ini Cocok untuk Ibu Muda
-
Berkat Subsidi, Penjualan Mobil Listrik Toyota Kalahkan BYD
-
Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
3 Pilihan Skutik Honda Hijau Glossy Paling Hits 2026, Siapa Pemenangnya?
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel
-
Usia Baru 31 Tahun, Segini Fantastisnya Garasi Adela Kanasya Anak Adies Kadir yang Jadi Anggota DPR