- Pemerintah menggunakan motor listrik merek Emmo untuk menunjang distribusi logistik Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.
- Model Emmo JVH-Max dan JVX-GT telah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri di atas empat puluh persen.
- Menteri Keuangan mencopot dua pejabat eselon karena meloloskan anggaran pengadaan motor listrik tanpa persetujuan resmi bendahara negara.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional kini tengah menjadi sorotan hangat, bukan hanya soal menunya, tapi juga soal armada pendukungnya.
Pemerintah memang tengah gencar mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk menunjang mobilitas operasional berbagai instansi pemerintah, termasuk untuk kebutuhan distribusi program gizi ini.
Namun, di balik semangat transisi energi tersebut, muncul isu panas mengenai transparansi penganggaran dan kualifikasi teknis armada yang dipilih, terutama terkait nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.
Kandungan TKDN Motor Listrik Emmo
Berdasarkan data sertifikasi resmi yang Suara.com pantau pada situs TKDN, motor listrik merek Emmo yang diproduksi oleh PT Adlas Sarana Elektrik menjadi salah satu yang memiliki angka komponen lokal cukup signifikan di pasar.
Untuk model skuter urban Emmo JVH-Max, nilai TKDN yang tercatat adalah sebesar 49,40 persen. Sementara itu, untuk model yang lebih tangguh dengan gaya adventure, yaitu Emmo JVX-GT, nilai TKDN-nya berada di angka 48,50 persen.
Angka ini sebenarnya sudah melampaui batas minimal 40 persen yang biasanya menjadi syarat wajib agar sebuah produk dalam negeri bisa diprioritaskan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, menurut Perpres Nomor 12 Tahun 2021 pasal 66.
Apa Itu TKDN
TKDN merupakan kependekan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri, yaitu sebuah nilai persentase yang menunjukkan seberapa banyak kandungan lokal yang ada dalam suatu barang atau jasa.
Baca Juga: KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
Penghitungan ini tidak main-main karena mencakup banyak aspek, mulai dari asal bahan baku, kewarganegaraan tenaga kerja yang memproduksinya, hingga asal negara alat kerja yang digunakan.
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menerapkan aturan ini dengan tujuan besar, yakni mewujudkan kemandirian industri nasional dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.
Selain itu, penerapan TKDN yang tinggi diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja baru, menghemat devisa negara, serta meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap produk buatan Indonesia.
Harga dan Spesifikasi Dua Jenis Motor Listrik Emmo
Untuk menunjang mobilitas, Emmo menawarkan dua pilihan unit dengan spesifikasi berbeda sesuai kebutuhan medan. Pertama ada Emmo JVH-Max yang dipasarkan dengan harga Rp 48.900.000.
Skuter listrik ini dibekali motor bertenaga 4000 W dengan puncak performa hingga 8500 W, serta baterai 72v 30Ah yang mampu menempuh jarak 70 km dengan kecepatan maksimal 90 km/jam.
Berita Terkait
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda
-
Mengupas Jejak dan Sejarah Emmo, Motor Listrik Misterius yang Kantongi Pesanan Raksasa dari BGN
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
3 Pilihan Skutik Honda Hijau Glossy Paling Hits 2026, Siapa Pemenangnya?
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel
-
Usia Baru 31 Tahun, Segini Fantastisnya Garasi Adela Kanasya Anak Adies Kadir yang Jadi Anggota DPR
-
Asyik Sebat saat Rapat, Isi Garasi Anggota Dewan Achmad Syahri Jadi Sorotan Publik
-
SUV Hybrid JETOUR Buktikan Ketangguhan di Lintasan Ekstrem
-
Komunitas Moge GSrek Indonesia Tuntaskan Touring Adventure Sumba
-
Sensasi Menjelajahi Keindahan Wisata Lampung di MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Terpopuler: Garasi Indri Wahyuni Juri LCC MPR, Gubernur Jabar Hapus Pajak Tahunan Kendaraan
-
Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...