Suara.com - Pemerintah DKI Jakarta kembali menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikenal sebagai PSBB Total Jilid II untuk menekan risiko penularan virus COVID-19. Pembatasan ini membuat aktivitas dialokasikan dengan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Mobil kesayangan pun sangat bisa ikut dirumahkan, namun bukan berarti melupakan perawatannya. Terutama bagian body mobil.
Momen PSBB memberikan waktu luang untuk merawat body kendaraan agar tetap bersih, anti kusam, dan terhindar dari karat.
Dipetik dari keterangan Auto2000, berikut pekerjaan perawatan bodi mobil yang bisa dilakukan sendiri di rumah saat PSBB DKI Jakarta Jilid II berlaku kembali.
Ini lima langkah perawatan body mobil yang bisa dilakukan sendiri dan diteruskan pihak bengkel untuk penanganan selanjutnya.
Berikut langkah-langkah untuk menangani body mobil:
Mencuci mobil
- Hujan sudah mulai turun, sehingga mobil rawan terkena kotoran. Lumpur atau percikan air selagi melaju bisa dipastikan menempel ke berbagai bagian body. Oleh sebab itu, mencuci mobil diwajibkan untuk membersihkannya dari segala material perusak body.
- Caranya, siram dulu permukaan body mobil agar seluruh kotoran ikut terlarut, termasuk yang sudah mengering. Pastikan sesudahnya untuk dikeringkan sempurna supaya tidak timbul jamur body bahkan karat.
- Pastikan menggunakan air bebas garam atau mineral kuat yang bisa beroksidasi membentuk karat.
Pakai cover mobil
- Saat PSBB, mobil lebih banyak parkir di rumah. Jika tempat parkir tidak memiliki pelindung, sebaiknya memanfaatkan cover mobil. Cara ini juga cocok untuk yang tinggal di apartemen dan tidak kebagian parkir di basement.
- Selubung bisa dipakai untuk menahan terpaan langsung sinar matahari dan potensi oksidasi permukaan body dengan embun atau hujan di malam hari. Sekaligus mencegah binatang liar masuk ke kolong atau bagian dalam mobil.
- Hanya perlu diperhatikan untuk membukanya secara berkala untuk memastikan tidak ada kotoran atau bahkan satwa menyelusup masuk di balik lipatan cover.
Poles body mobil
- Poles bisa mengangkat kotoran yang menempel di body, dan membuat permukaannya berkilau kembali.
- Selain itu, di tahap akhir pemolesan bisa dilakukan waxing untuk memberikan perlindungan pada permukaan cat dengan bahan pelindung sehingga dapat menahan paparan sinar matahari yang membuat cat kusam atau proses oksidasi penyebab karat.
- Perhatikan sebelum melakukan pemolesan, pastikan permukaan body bersih dan tidak ada debu atau partikel halus terikut, karena berpotensi menimbulkan baret atau goresan yang sangat halus.
Cek karat
Baca Juga: Auto2000 Gelar Virtual Weekend Sales via Zoom, Sajikan Mobil Hybrid
- Karat adalah bahaya laten yang sangat mengganggu. Begitu karat menyerang, akan membuat struktur sasis dan bodi mobil menjadi rapuh. Bila terlanjur menjalar akan membutuhkan perbaikan yang tidak ringan.
- Meski sudah ada lapisan anti karat, sebaiknya dilakukan pelapisan ulang anti karat setiap satu tahun sekali untuk mengantisipasi timbulnya karat.
Body repair
- Karat bisa tumbuh pada body atau sasis mobil yang luka seperti baret atau penyok. Berhubung sedang menunda aktivitas rutin, bisa melakukan cek terlebih dahulu kesediaan layanan perbaikan body mobil di bengkel terpercaya yang bekerja dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19.
- Antara lain menuju bengkel Auto2000 terdekat. Manfaatkan layanan booking service paling lambat satu hari sebelum kedatangan untuk mempermudah proses perbaikan
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Mendagri Sebut WFH Sehari Sepekan Tak Masalah, Tinggal Tunggu Arahan Presiden
-
Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
WFH 1 Hari Sepekan Usai Lebaran, Benarkah Hanya untuk ASN? Simak 5 Faktanya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Termasuk ID. Buzz, VW Recall Hampir 100 Ribu Mobil Listrik Gegara Masalah Baterai
-
Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang
-
Skuter Bergaya Retro yang Layak Jadi Pertimbangan Gen Z yang Ingin Tampil Beda
-
5 Mobil 1500cc Termurah Under 60 Jutaan tapi Mesin Awet, Cocok untuk Dipakai Jangka Waktu Lama
-
Terpopuler: Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium hingga Harga Innova Reborn Terkini
-
Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Lakukan Perjalanan Jarak Jauh Seperti Mudik Lebaran
-
7 Mobil Listrik Bekas Rp100 Jutaan 2026: Ini Daftar Termurah, Cocok Buat Harian!
-
Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia
-
6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang
-
5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM