Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia mendukung usulan Kementerian Perindustrian yang meminta Kementerian Keuangan untuk memangkas pajak pembelian mobil baru hingga 0 persen sampai Desember mendatang.
Meski demikian Isuzu menilai bahwa selain penghapusan pajak mobil baru, pemerintah juga perlu memberikan stimulus lain berupa penurunan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk merangsang pasar otomotif di Tanah Air.
"Kita mendukung sebagai upaya menstimulus penjualan, tetapi akan lebih baik dan terasa dampaknya apabila terdapat stimulus yang lebih seperti misalnya penurunan tarif BBNKB dan PPnBM. Dua hal tersebut akan menstimulus pembelian kendaraan baru," ungkap General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril seperti dilansir dari Antara.
Lebih lanjut, Attias mengatakan bahwa untuk Isuzu yang mengandalkan pasar mobil niaga, yang diperlukan selain insentif pajak adalah bergulirnya roda ekonomi.
"Mengenai wacana pajak mobil baru itu, itu lebih condong untuk kendaraan passanger. Tentu ada juga dampak di kendaraan komersial. Akan tetapi untuk kami yang bergerak di kendaraan komersial, lebih butuh stimulus untuk menggerakkan bisnis. Kalau roda bisnis bergerak, maka akan terjadi pembelian kendaraan komersial," kata dia.
Pada awal pekan ini Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan telah mengusulkan ke Kemenkeu untuk menghapus pajak mobil baru sampai Desember 2020.
"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk relaksasi pajak mobil baru 0 persen sampai bulan Desember 2020," kata Agus dalam keterangan persnya, Senin (14/9/2020).
Memang penjualan mobil di Indonesia ambruk sejak April, setelah wabah Covid-19 merangsek ke Tanah Air pada Maret.
Penjualan mobil di April kemarin hanya 7.871 unit, tidak sampai 10 persen dari penjualan pada periode yang sama di 2019 yang mencapai 84.029 unit. Di Mei penjualan mobil turun lebih dalam, hanya 3.551 unit atau anjlok 95 persen dari Mei 2019.
Baca Juga: Toyota Dukung Usulan Hapus Pajak Pembelian Mobil Baru
Tetapi sejak semester kedua kemarin pasar mobil nasional perlahan bergeliat. Penjualan mobil naik sebesar 255,7 persen dari 3.551 unit pada Mei menjadi 12.623 unit pada Juni. Di Juli ada kenaikan sebesar 100,3 persen menjadi 25.283 unit dan Agustus penjualan mobil naik menjadi 37.277 unit, melonjak 47,43 persen.
Meski demikian penjualan mobil selama delapan bulan di 2020 baru mencapai 31 persen dari pencapaian tahun lalu. Hingga Agustus jumlah mobil terjual hanya 323.492 unit, sementara dalam periode yang sama tahun lalu angka penjualan mobil di Indonesia sudah mencapai 1 juta unit.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi
-
Sikat sebelum Kehabisan! Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater di Bawah 70 Juta yang Paling Bandel
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan
-
Terpopuler: Harley-Davidson Murah, Adu Awet Ertiga vs Avanza
-
Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
-
Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia
-
Pesona Suzuki GN 160: Mending Mana Dibanding Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175?
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun