Penguncian atau lockdown ketat di India untuk mengekang penyebaran COVID-19 telah mengakibatkan sekolah-sekolah di seluruh negeri ditutup sejak akhir Maret.
Sebagian besar sekolah masih tetap ditutup karena jumlah kasus telah melonjak melewati 5 juta, menjadikan India sebagai negara terparah kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Banyak sekolah swasta beralih ke pembelajaran digital dan kelas online.
Akan tetapi anak-anak kurang mampu di sebagian besar sekolah yang dikelola pemerintah tidak memiliki opsi ini atau tidak memiliki sarana untuk membeli sarana pembelajaran digital seperti laptop dan telepon pintar.
“Hanya ada satu ponsel di keluarga saya dan biasanya dipakai ayah saya. Saya tidak bisa belajar online, '' ujar Nitin Mishra, siswa kelas sembilan di kelas matematika Virendra.
Ibu Mishra bekerja sebagai pekerja rumah tangga paruh waktu dan ayahnya tidak lagi bekerja karena ekonomi India terpukul parah oleh pandemi.
Minat besar untuk belajar
Kelas-kelas di pinggir jalan dan di bawah pohon ini berkembang karena anak-anak menunjukkan minat belajar yang besar.
Sekarang Veena dan Virendra Gupta, dengan bantuan sopir mereka yang bernama Heera, mengajar tiga kelompok berbeda sebanyak tiga kali dalam seminggu, pagi dan sore.
Baca Juga: Viral Sopir Ambulans Jenazah Covid-19 Diserang, APD Robek dan Kaca Pecah
Seusai kelas, anak-anak ini pun disuguhi limun dan kue buatan sendiri yang disiapkan oleh Veena.
Pasangan ini mengatakan bahwa mengajar anak-anak membuat mereka merasa lebih dekat dengan cucu mereka yang tinggal di luar negeri.
“(Semasa kecil) Ayah saya akan menyuruh saya menghabiskan liburan musim panas dengan mempelajari kurikulum untuk pelajaran tahun depan,'' kata Virendra, yang pernah menjabat sebagai duta besar India untuk beberapa negara termasuk Afrika Selatan.
“Kebiasaan ini benar-benar meningkatkan percaya diri saya dan membuat saya tertarik pada tugas sekolah. Dan itulah yang saya coba lakukan dengan anak-anak ini, jadi ketika sekolah mereka dibuka kembali, mereka sedikit berada di depan teman-teman sekelas.”
Sementara Veena mengatakan dia berharap bisa merekrut lebih banyak sukarelawan untuk mengajar di kelas pinggir jalan ini.
“Ini bukan masalah uang yang dapat disumbangkan dan diberikan oleh orang-orang, ini lebih tentang waktu mereka," tegas Veena.
“Mereka harus menyisihkan sedikit waktu, sekitar satu jam atau lebih, jika tidak setiap hari, setiap dua hari sekali, dan membantu anak-anak ini,” tegasnya. ae/hp (AP)
Berita Terkait
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947
-
BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Taktik Agresif Bocah Sleman Sukses Pecundangi Rider Eropa di Moto3 Junior, Penuh Drama Berdebar
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
All New Agya Stylix Antar Amato Rudolph dan Farrel Rafellyno Borong Podium ITCR 1200
-
Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Sanksi Pajak Menanti Pabrikan Mobil Listrik BYD Dampak Pabrik Tak Kunjung Dibangun
-
Punya Bobot Ekstra? Ini 5 Pilihan Skutik Paling Nyaman Biar Tenaga Nggak Ngempos di Tanjakan
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
Intip Fakta dan Spesifikasi 'EV' Roda Tiga Racikan Pindad
-
Mengamuk di Jepang! Pembuktian Buasnya Mesin CBR Series Bawa AHRT Borong Podium ARRC Motegi