Otomotif / mobil
Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Logo Waymo. [Glenn Chapman/AFP]

Suara.com - Waymo baru saja mengumumkan bila program uji coba untuk robo-taxi tanpa pengemudi, segera diperluas ke masyarakat umum di wilayah metropolitan Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

Namun, pengumuman ini rupanya mengundang reaksi dari CEO Tesla, Elon Musk. Bahkan, bos Tesla tersebut secara terang-terangan menyindir bila (robo-taxi) tidak bisa dinikmati semua orang.

"Waymo memang mengesankan, tetapi solusi yang sangat terspesialisasi," cuit Musk melalui aku Twitter pribadinya dikutip dari Autoevolution, Sabtu (10/10/2020).

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan Tesla adalah solusi umum dan versi beta akan segera dirilis dalam beberapa minggu ke depan.

Baca Juga: Mobil Tesla Roadstar Dekati Planet Mars

Elon Musk. [Frederic J. Brown/AFP]

Tak butuh waktu lama bagi Waymo untuk memberikan tanggapan. Menyertakan foto peringatan kepada penumpang agar tidak menyentuh kemudi Chrysler Pacific, yang digunakan untuk program dari Tesla tersebut.

Pasalnya, Tesla mengharuskan pengemudi untuk tetap memegang kemudi meskipun mode Autopilot diaktifkan.

"Alat berat yang benar-benar otonom tapi memiliki label peringatan yang disesuaikan dengan kemampuannya. Kami yakin dengan Waymo Driver,” balas CEO Waymo John Krafcik.

Seperti diketahui, Waymo dan Tesla memang sama-sama mengembangkan mobil otonom sebagai solusi kendaraan di masa depan.

Akan tetapi, membandingkan keduanya selayaknya membandingkan apel dan jeruk. Keduanya tidak menggunakan teknologi serupa. Musk membenci teknologi LiDAR, sedangkan Waymo robo-taxi menggunakan teknologi tersebut.

Baca Juga: Punya Desain ala Tesla Cybertruck, Motor Wujud Motor Ini Bikin Salah Fokus

Komentar