Suara.com - Gelaran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week dipastikan mundur hingga Januari 2021. Hal ini tidak lepas dari situasi pandemi COVID-19 yang masih tinggi jumlah kasusnya.
Menanggapi hal ini, PT Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai salah satu Agen Pemegang Merek (APM) partisipan acara berharap agar situasi dapat segera pulih dan pameran bisa diselenggarakan bila saatnya tiba.
"Mudah-mudahan Januari bisa berjalan. Kami sebagai anggota pasti ikut arahan," ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, dalam sesi bincang virtual bersama awak media, baru-baru ini.
Ia menambahkan, bila melihat situasi saat ini mungkin banyak faktor yang menjadi pertimbangan. Gaikindo sendiri pasti sudah mempertimbangkan kondisi lapangan sedetail mungkin.
Sementara saat disinggung apakah Toyota akan menyiapkan produk baru untuk perhelatan otomotif yang akan berlangsung di Jakarta ini, Anton Jimmi Suwandy menegaskan pihaknya selalu menyiapkan inovasi produk.
"Pasti. Adalah produk baru, tapi untuk momennya kami belum tahu kapan," ucapnya.
Sebelumnya, Rizwan Alamsjah selaku ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo menyampaikan, jika tidak ada aral melintang, Gaikindo Jakarta Auto Week akan jadi pameran otomotif pertama yang berlangsung setelah hampir semua event otomotif ditangguhkan pada 2020.
Ia meyakini penyelenggaraannya akan menjadi momentum yang sangat baik dan sangat ditunggu, baik dari para APM, produsen pendukung dan aftermarket, serta masyarakat.
"Pelaksanaan Gaikindo Jakarta Auto Week pada Januari nanti akan menjadi usaha Gaikindo di bawah arahan pemerintah untuk mendorong industri otomotif Indonesia keluar dari masa sulit," kata Rizwan Alamsjah.
Baca Juga: GAIKINDO Belum Ambil Keputusan Terkait Kelanjutan Jakarta Auto Week 2020
Dalam rencana penyelenggaraan terbaru ini, Gaikindo Jakarta Auto Week akan berlangsung pada 9 - 17 Januari 2021, di Jakarta Convention Center (JCC).
Berita Terkait
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
3 Rekomendasi Shampo Terbaik untuk Mengatasi Hairline Mundur: Rambut Tebal, Rontok Berkurang
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi