Suara.com - Sebagai kendaraan yang diprioritaskan, sudah seharusnya bagi pengguna jalan untuk memberi jalan para ambulans.
Walaupun demikian, di Tanah Air, pengguna media sosial sempat beberapa kali disuguhi dengan adanya foto ataupun video yang memperlihatkan keengganan pengendara untuk memberi jalan untuk kendaraan darurat.
Hal tersebut kontras dengan aksi pemobil Jerman, seperti yang terlihat pada video yang satu ini.
Dalam video tersebut terlihat kondisi jalanan yang sangat padat dengan kendaraan. Namun mereka secara kompak bisa sejenak menepi ketika ada ambulans melintas.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama German Life, awal November silam dan kini mulai beradar di kalangan pengguna media sosial di Tanah Air.
*Untuk menuju video terkait, klik di sini.
Dengan kekompakan yang bikin heran, video ini pun memantik beragam respons jenaka warganet seperti pada beberapa komentar berikut ini.
"Di indonesiyah mbah..di belakang ambulance nya pasti banyak romli mbah.... Romli is rombongan liar," tulis Suparjo Sukamto Suwignyo.
"Kalo di Indonesia bisa gitu, saya libur makan mi instan seminggu," kata Hafidz Muhammad Wildan.
Baca Juga: Aisyah Aqilah Bicara Jujur, Athalla Naufal Kasih Mobil Cuma untuk Konten
"Bukan budaya kita. Pertahankan kearifan lokal kita," celetuk Chechev Gorbachev.
Padahal di Indonesia terdapat aturan berupa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang meregulasi tentanghal tersebut. Pengendara yang tak memberikan jalan untuk kendaraan prioritas bisa kena hukuman kurungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
-
Suzuki Diam-Diam Siapkan Skutik Premium Penantang NMAX dan PCX
-
Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya
-
5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang
-
Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
iCAR V23 Usung Chip Snapdragon 8155 untuk Sensasi Berkendara yang Lebih Responsif
-
Terungkap Alasan Harga Mobil Baru di Indonesia Jauh Lebih Mahal dari Negara Tetangga
-
Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas
-
Kejutan, Penjualan Mobil Polytron Ungguli Brand Ternama Korea, Jepang dan Eropa