Suara.com - Lahan parkir menjadi salah satu momok untuk pemilik mobil hingga saat ini. Masalah parkir mobil kerap menjadi pemicu keributan antar tetangga.
Oleh karenanya beberapa daerah seperti DKI Jakarta mengeluarkan aturan untuk para pemilik mobil wajib menyiapkan garasi mobil di rumahnya.
Aturan ini tercantum pada Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi di DKI Jakarta dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan.
Nah buat warga Jakarta yang memiliki mobil, persiapkan garasi agar tidak kena sanksi dari aturan tersebut.
Untuk membuat garasi, perlu memperhatikan ukuran ideal agar mobil bisa masuk. Dilansir dari laman Auto2000, ada beberapa hal yang diperhatikan untuk membuat garasi di rumah.
Dimulai dari pintu, pilih model pintu garasi yang mudah dibuka tutup dan wajib memilih keramik yang tepat.
Keramik yang dipakai untuk garasi sebaiknya bertekstur kasar dengan ukuran standar seperti 30x30 cm, 40x40 cm, atau 50x50 cm.
Keramik yang dipakai juga harus memiliki ketebalan yang cukup agar tidak mudah retak atau pecah.
Terakhir, berikan ruang yang cukup untuk manuver mobil dalam proses parkir paralel dan keluar garasi.
Baca Juga: Viral Toyota Avanza Jadi-jadian, Bentuk Depan Kok Jadi Begini
Ruang tersebut juga bisa dipakai untuk menyimpan spare part atau barang-barang lainnya.
Mengetahui ukuran mobil juga menjadi faktor penentu sebelum membuat garasi. Karena setiap mobil memiliki dimensi yang berbeda-beda.
Sebagai contoh dalam pembuatan garasi mobil Toyota Avanza.
Untuk ukuran mobil Toyota New Avanza, kalian bisa membuat garasi dengan minimal panjang 4,5 m, lebar 2 m, dan tinggi 2,75 m.
Tentunya untuk ukuran Toyota New Innova pasti lebih besar lagi, yaitu minimal panjang 5 m, lebar 2 m, dan tinggi 2,75 m.
Sebenarnya ada rumus tersendiri untuk ukuran ideal garasi mobil. Untuk panjang garasi, tambahkan 100 cm - 120 cm. Lebar garasi tambahkan 100 cm. Sedangkan untuk tinggi tambahkan 100 cm.
Seluruh perkiraan angka di atas berada di batas minimum. Jangan sampai malah membuat ukuran lebih kecil lagi karena membuat mobil lebih sulit bermanuver dalam proses parkir dan keluar rumah.
Nah, bisa dipraktekkan nih buat kalian yang memiliki mobil tapi belum punya garasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
-
Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor
-
Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin