Suara.com - Soal car care, antara cairan perawatan interior mobil atau bagian kabin mobil tentunya tidak sama dengan eksterior mobil. Salah satu alasannya, bagian kabin kendaraan membutuhkan pembersih yang sifatnya lebih lembut dari pembersih body mobil.
Berlokasi di bagian dalam kendaraan, interior mobil melibatkan material beragam. Dengan kondisi lebih mudah rusak dibandingkan sektor eksterior yang lebih tahan banting dengan mengalami perubahan cuaca secara langsung.
Meninjau unsur kepraktisan, pemilik mobil tidak perlu repot mencari cairan pembersih interior saat kondisi darurat. Atau demi unsur kepraktisan.
Owner gerai spesialis interior mobil Vertue Concept, Edy, menyebutkan bahwa menggunakan sabun bayi alias baby soap sudah cukup untuk membersihkan kabin.
"Mengapa menggunakan sabun baby? Karena pH yang dimiliki balance. Untuk mobil biasa sampai mobil jenis supercar bisa," jelas Edy saat berbincang dengan Suara.com.
Yang ia sebutkan sebagai pH tentu saja derajat keasaman, di mana skala asam dan basa ditentukan pH nol (0) hingga 6 untuk indikator asam, dan mulai 8 sampai 14 adalah indikator basa. Sementara pH netral atau balance adalah 7. Ada di golongan ini contohnya adalah produk-produk kesehatan termasuk untuk kulit bayi.
Dikutip dari Health How Stuffs Works, kulit manusia dewasa memiliki pH sekitar 5,5 sementara sabun batangan di luar sabun bayi memiliki pH 9 - 12. Sedangkan produk untuk bayi, diupayakan netral mendekati 7, seperti ditemukan pada sabun bayi.
Adapun sabun bayi yang digunakan bisa berupa cairan atau liquid, maupun jenis bar soap atau batang. Disebut terakhir, bisa diiris atau dicacah kasar serta dimasukkan ke dalam blender bersih. Ditambah air kemudian mesin dioperasikan sehingga hasilnya berupa cairan sabun.
"Sehingga saat dicampur air bisa menghasilkan busa yang lumayan banyak dibandingkan jenis sabun cair," kata Edy.
Lebih lanjut, dijelaskan Edy, pemilik juga harus bisa membedakan antara pembersihan dan perawatan.
Baca Juga: Wahai Maling Tesla Model 3: Anda Berhadapan dengan Pemilik dan Mobil Cerdas
Bila untuk kebutuhan perawatan, mesti dilakukan secara rutin terus-menerus dan harus dipastikan cairannya aman.
Cairan paling aman dan paling mudah adalah seperti disebutkan tadi, yaitu hasil blender sabun baby. Pengerjaannya tinggal dituangkan ke spons dan diseka ke seluruh bagian interior mobil.
"Tapi yang perlu dipahami, dengan cairan ini interior tidak akan jadi mengkilap. Namun bahan kulit ataupun semi kulit menyerap cairannya dan tetap aman. Jadi tidak ada unsur kimia berlebih, dan akan kering dengan sendirinya," tutup Edy.
Berita Terkait
-
4 Cara Menghilangkan Bau Kabin Mobil yang Tidak Sedap, Ikuti Langkah Sederhana Ini
-
Mobil Terlalu Canggih Dinilai Berpotensi Membahayakan Keselamatan
-
Speaker Mobil yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya, Harga Mulai Rp150 Ribuan
-
Sabun Berbusa Lebih Efektif Membersihkan: Fakta atau Mitos?
-
Interior Mobil Lembap dan Bau Setelah Hujan: Panduan Lengkap Perawatan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?