Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah melengkapi jajaran produknya dengan perangkat Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Salah satunya bisa dijumpai pada produk terbaru, Suzuki New Carry.
Menurut Head of 4W Product Development PT SIS, Yulius Purwanto, adanya APAR di seluruh unit mobil Suzuki ini diharapkan dapat mengurangi risiko yang disebabkan kebakaran di dalam mobil.
"Kami selalu berupaya meningkatkan kualitas pada setiap kendaraan yang diproduksi dan selalu berupaya untuk menekan angka kasus mobil yang terbakar yang bisa membahayakan pengendara dan juga penumpang," kata Yulius Purwanto, beberapa waktu lalu.
"Untuk mendukung program pemerintah, kami sudah menyediakan APAR di semua kendaraan Suzuki yang memiliki VIN 2021 semua sudah kami siapkan APAR di dalamnya," jelas Hideaki Tokuda, Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS.
PT SIS menggunakan APAR bertipe dry chemical powder yang sudah bersertifikat SNI. Peranti ini efektif memadamkan kebakaran tanpa menimbulkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya.
Dry chemical powder berfungsi menutup permukaan kebakaran dari kontak dengan oksigen sehingga api bisa dipadamkan dengan cepat.
Penggunaan dry chemical powder juga tidak menimbulkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya.
Model APAR yang digunakan ini dapat mengatasi tiga tipe kebakaran pada kendaraan, yaitu kebakaran pada benda padat non logam seperti kertas, kain, plastik, dan kayu serta kebakaran listrik yang mungkin terjadi pada mobil.
Adapun pemasangan APAR ini berangkat dari peraturan Kementerian Perhubungan sendiri telah mewajibkan setiap mobil baru harus dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR), dan peraturan ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP 972/ AJ 502/ DRJD/ 2020.
Baca Juga: Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?
Berita Terkait
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Auditorium Binus Anggrek Terbakar! 70 Personel Damkar Diterjunkan, Penyebab Masih Misteri
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bukan Mobil Listrik! Suzuki Rilis SUV Baru yang 100 Persen Anti-Bensin, Bebas Pusing Mikir Ngecas
-
Siluet EV Baru Bentuknya Mirip Mobil Kodok VW, Berapa Harganya?
-
Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara
-
Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha, Cek Rincian Terbarunya
-
Terciduk di NJKB Jakarta! Peluncuran Honda Vario 160 Facelift 2026 Tinggal Menunggu Waktu
-
Bedah Spesifikasi Honda Super-ONE, Brio Listrik dengan DNA Sport Murni ala Honda
-
Honda City Terbaru 2026 Mengaspal: Konsumsi BBM Seirit Motor, Harga Mirip Brio di Indonesia
-
Bos Yamaha Sebut Bursa Transfer MotoGP Semakin Tidak Masuk Akal Setelah Quartararo ke Honda
-
Vespa GTS Super Tech 250 Terbaru Meluncur di Indonesia Pakai Mesin HPE
-
Begini Wujud Mobil Ferrari yang Dirancang Desainer Apple, Cakep atau Skip?