Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya merilis dua nama produk, Suzuki Ertiga dan XL7 yang memperoleh keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah.
Seperti diketahui, pembuat mobil asal Jepang ini masih memiliki Suzuki APV di segmen mobil penumpang. Model ini juga merupakan produk yang dirakit secara lokal di Indonesia.
Namun, kenapa Suzuki APV tidak masuk dalam daftar PPnBM yang dirilis Suzuki?
Menanggapi hal ini, 4W Marketing Director PT SIS, Dony Saputra menjelaskan, tidak masuknya APV karena ada perbedaaan perhitungan jumlah pembelian komponen lokal yang dilakukan oleh pihaknya.
"Sebenarnya ada tiga kandidat, Ertiga, XL7, dan APV. Jadi memang perhitungan local purchase ini agak berbeda dengan yang kami lakukan sebelumnnya," kata Dony, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.
Untuk itu, tambah Dony, pihaknya tengah melakukan kalibrasi, karena ini sifatnya adalah self declaration. Kendati demikian, dirinya masih berharap Suzuki APV mendapat diskon PPnBM.
"Jadi kami memastikan hanya Ertiga dan XL7 saja yang kami ikutsertakan dalam program insentif PPnBM. Tapi kami berusaha agar Suzuki APV bisa masuk ke dalam program PPnBM," terang Dony.
Suzuki Ertiga dan XL7 Turun Harga
Sebagaimana aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia, kriteria kendaraan mendapat diskon PPnBM yaitu, mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc.
Baca Juga: Suzuki Catat Peningkatan Pangsa Pasar Sepanjang 2020
Selain itu, sudah diproduksi di dalam negeri dan melakukan pembelian komponen lokal minimal 70 persen.
Suzuki Ertiga dan XL7 masuk dalam kriteria tersebut, sehingga tarif PPnBM ditanggung oleh pemerintah. Artinya, konsumen bisa menikmati penurunan harga Suzuki Ertiga dan XL7.
Saat ini Ertiga dibanderol mulai dari Rp 199,5 juta - Rp 241,5 juta. Sedangkan XL7 yang dikembangkan menggunakan basis Ertiga dipatok mulai dari Rp 224,5 juta - Rp 259,5 juta. Harga tercantum merupakan harga setelah mendapat insentif PPnBM.
Berita Terkait
-
Relaksasi PPnBM Berlaku, Ini Daftar Diskon Xpander
-
Daihatsu Rocky Muncul di Daftar Mobil Diskon PPnBM, Ini Penjelasannya
-
Daftar Mobil Toyota Diskon PPnBM 100 Persen, Belanja via Auto2000 Digiroom
-
Best 5 Oto: Nia Ramadhani Traktiran Motor, Diskon PPnBM Bikin Laris Mobil
-
Indef: Relaksasi PPnBM Seharusnya untuk Industri Sepeda Motor
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
4 Pilihan Motor Hybrid di Indonesia dari Termurah hingga Premium
-
Rekomendasi 3 Motor Listrik Sensasi ala Nmax: Mending Fox 350, Gesits GV1, atau United T1800?
-
3 Mobil Listrik Terlaris China Bertarung di Indonesia, Simak Fitur Menariknya!
-
Cari Nyaman atau Desain Gahar? Begini Perbandingan Indomobil eMotor Tyranno vs Polytron Fox 350
-
Efisiensi vs Style, Mending Mitsubishi Mirage atau Honda Brio Bekas?
-
Berapa Harga Baru Suzuki Fronx 2026? Segini Pajak Tahunan, Konsumsi BBM, Tenaga Mesin
-
Nissan March Berapa Silinder? Intip Harga Seken, Spek, Pajak Tahunan, Konsumsi BBM
-
Mobil Nissan Apa Saja? Intip Daftar Harganya Februari 2026 dari SUV, MPV hingga Mobil Listrik
-
Arsitektur e-Platform BYD Menjadi Standar Baru Kendaraan Listrik Masa Depan di Indonesia
-
Brio RS CVT Kalah Murah, Mitsubishi Eclipse Cross 2020 vs Toyota C-HR 2020 Mending Mana?