Suara.com - PT Sompo Insurance Indonesia menilai stimulus pajak yang diberikan oleh pemerintah akan membantu memperbaiki kondisi industri otomotif di Tanah Air pada tahun ini. Demikian dikutip kantor berita Antara, dari rilis resmi Sompo Insurance.
Chief Executive Officer (CEO) PT Sompo Insurance Indonesia, Eric Nemitz mengatakan sebagai penyedia produk asuransi dan layanan retail, dengan unggulan asuransi mobil, kelangsungan perusahaannya sangat dipengaruhi kondisi industri otomotif di Indonesia selama masa pandemi.
"Akan tetapi, kami bisa memperkokoh bisnis melalui unit bisnis dan diversifikasi portofolio produk lainnya, sembari memastikan nasabah bisa mendapatkan layanan secara mudah dan cepat. Tahun ini, kami melihat ada perbaikan ekonomi yang tentunya banyak dipengaruhi oleh stimulus dari pemerintah serta relaksasi pajak," jelas Eric Nemitz dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (1/6/2021).
Dalam melayani nasabahnya, PT Sompo Insurance Indonesia melakukan berbagai terobosan. Antara lain aplikasi digital "Sompo Go!" untuk membantu mempercepat pelayanan agen pada nasabah.
Kedua, layanan "Bengkel On The Spot" untuk penggantian suku cadang mobil langsung di tempat tanpa perlu ke bengkel.
Dan terakhir, penggunaan WhatsApp serta video survei untuk pengalaman nasabah yang lebih nyaman, mudah, dan cepat.
Kinerja perseroan pada 2021 juga didorong oleh kepercayaan dari nasabah pada layanan dan perlindungan terhadap berbagai risiko di bidang properti, kendaraan bermotor, pengiriman kargo, mekanikal, kesehatan, kecelakaan pribadi, perjalanan, kredit perdagangan, kewajiban bisnis, dan sebagainya.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh 5,6% di Q1 2026 Berkat Stimulus Ekonomi Rp 911 M
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Pemerintah Gelontorkan Rp 911,16 Miliar buat Diskon Tarif Transportasi Lebaran 2026
-
Gaikindo Optimistis Target Penjualan 850 Ribu Unit Tercapai di 2026
-
Pemerintah Harapkan IIMS 2026 Jadi Katalis Pemulihan Industri Otomotif
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026