- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan stimulus ekonomi baru pada triwulan kedua 2026 untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
- Pemerintah memberikan insentif pada sektor otomotif listrik serta mempermudah akses pendanaan murah bagi perusahaan berorientasi ekspor melalui lembaga LPEI.
- Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai enam persen dengan mengoptimalkan peran sektor finansial dan perbankan di Indonesia.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan sejumlah stimulus baru di triwulan kedua 2026 untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen di Q1 2026.
Menkeu Purbaya menyebut Pemerintah sudah merencanakan beberapa kebijakan ke sektor riil. Untuk sektor otomotif, ia bakal mengumumkan insentif mobil listrik dan motor listrik.
"Kalau dari kita ya akan dikasih insentif di mobil listrik, motor listrik," katanya usai acara International Seminar on Debottlenecking Channel di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Kamis (14/5/2026).
Tak hanya itu, Purbaya juga menyiapkan akses untuk pendanaan ke perusahaan-perusahaan yang berorientasi ekspor seperti tekstil, furnitur, hingga sepatu. Aturan teknis bakal dirapatkan dalam waktu dekat.
"Akan dirapat lagi dalam waktu dekat, supaya mereka punya akses ke pendanaan yang lebih bagus dan lebih murah," lanjutnya.
Untuk perusahaan ekspor, Purbaya bakal memanfaatkan Lembaga Penjamin Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, lembaga yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan.
Purbaya menilai kalau selama ini lembaga tersebut memiliki banyak akses pendanaan, namun tidak dimanfaatkan dengan baik.
"Saya bisa masuk lewat Lembaga Penjamin Ekspor Indonesia. Di situ uangnya juga banyak, sebagian nganggur selama ini rupanya," beber dia.
Bendahara Negara menyebut kalau kebijakan ke sektor swasta ini dilakukan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah 6 persen. Tak hanya dari stimulus, ia juga bakal memaksa bank untuk memberikan kemudahan ke para pelaku usaha.
Baca Juga: Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
Terlebih saat ini perbankan sudah satu komando di bawah BPI Danantara. Purbaya bakal mengusulkan berbagai kebijakan untuk menumbuhkan ekonomi dari sektor finansial.
"Saya akan pastikan invisible hand kerja di sektor finansial," jelas Purbaya.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Kurs Dollar Mencekik? Mari Selamatkan Ekonomi Lewat Wisata Dalam Negeri
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat