Suara.com - Salah satu produsen mobil asal China merek Chery, yang sempat bermain di pasar otomotif Indonesia, dikabarkan akan kembali lagi. Kabarnya agen tunggal pemegang merek (ATPM), PT Chery Mobil Indonesia yang langsung mengomandaninya.
Dari keseriusan inilah, Chery berkomitmen untuk menghadirkan teknologi yang canggih dan pengalaman berkendara bagi pengguna Indonesia. Tak hanya itu, rupanya Chery telah memiliki manajemen sumber daya manusia (SDM) yang tangguh.
Dalam memproduksi mobil, Chery sudah menggunakan peralatan teknologi terbaru dan canggih. Chery sendiri sudah memiliki stamping workshop otomatis berkecepatan tinggi, yang memiliki tingkat kualifikasi produk 92 persen, dan painting workshops-nya sendiri sudah didukung oleh mesin buatan Jerman yang telah memiliki standar industri dengan tingkat kebisingan yang rendah.
Proses produksinya ditinjau melalui sistem digital, sehingga menjadikan Chery yang pertama di antara merek China yang menerapkan teknologi tersebut.
Pada pabrik perakitan, Chery memiliki karyawan yang sangat ahli dibidangnya.
Melalui pelatihan yang ketat tentang teknologi produksi, para pekerja ini telah mengembangkan keterampilan analitis dan manual yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah lini produksi dengan cepat dan efisien.
Chery sendiri memiliki program pelatihan yang mendidik para ahli-ahli yang disiapkan untuk bisa mendeteksi masalah kendaraan dengan cepat yang mengandalkan pengalaman bertahun-tahun dan kemampuan analitis yang luar biasa.
Mereka tidak hanya bekerja di posisinya masing-masing tetapi mereka juga ikut melatih rekan kerja yang lain. Mereka pun tidak pernah berhenti membuat inovasi baru yang sangat inovatif setiap saat.
Selain program pelatihan reguler, Chery telah mulai mengadakan Kompetisi Keterampilan Manufaktur Global sejak 2015. Pekerja terlatih dari Pabrik Chery di seluruh dunia bersaing dalam acara tersebut. Dengan cara ini, dapat menciptakan suasana saling menghargai antar sesama pekerja dan penguasaan teknologi di Chery.
Aspek inilah yang membuat daya saing dan kecemerlangan Chery dalam pembuatan mobil. Nantinya, teknologi canggih serta pelatihan SDM inilah kedepannya akan diterapkan juga di Indonesia.
Baca Juga: Pernah Eksis 10 Tahun Silam, Chery Motors Indonesia Kembali Datang
Berita Terkait
-
Mazda Tegaskan Masih Pasarkan CX-3 di Indonesia
-
Pernah Eksis 10 Tahun Silam, Chery Motors Indonesia Kembali Datang
-
Industri Otomotif Indonesia Siap Sambut Kembali Mobil Asal China Chery
-
Peluncuran Toyota Raize Hanya Tinggal Menunggu Waktu?
-
Temuan Teknologi Manusia Digital, Ilmuwan Hidupkan Albert Einstein
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
-
Suzuki Rilis 'Baby Jimny' dengan Tampilan Lebih Gahar dan Fitur Semakin Lengkap
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Terpopuler: Harga Tunggangan Prabowo di Paris, 5 Motor Jarak Jauh Paling Irit
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil