Suara.com - Rem parkir adalah salah satu komponen krusial pada mobil. Komponen ini berfungsi untuk menahan laju kendaraan saat tidak beroperasi.
Mengingat rem parkir ini tidak sering digunakan, terkadang pengguna lupa mengecek kondisinya. Alhasil ada beberapa masalah pada rem parkir mobil yang muncul, salah satunya adalah kurang pakem.
Kondisi ini perlu dihindari agar tidak menimbulkan risiko yang membahayakan. Semisal ketika perlu menggunakan rem parkir di jalan menanjak atau menurun.
Apakah penyebab kerja rem parkir menjadi kurang optimal?
Mengutip Deltalube, kondisi itu bisa dipengaruhi dua hal yakni setelan rem parkir dan kondisi rem.
Berdasarkan sistem kerjanya, rem parkir mengandalkan rem yang ada di kedua roda belakang mobil. Salah satu penyebabnya adalah setelan brake shoe menurun.
Kondisi ini yang membuat tuas rem parkir jadi lebih tinggi saat diaktifkan. Hal itu bukan masalah besar, karena tuas rem parkir bisa disetel menjadi rendah atau tinggi. Untuk penyetelan membutuhkan bantuan mekanik bengkel.
Bila telah dilakukan penyetelan tuas rem parkir tapi tetap tidak optimal bisa dicek kondisi kampas rem. Jika kampas rem sudah tipis, sudah dapat dipastikan tuas rem tangan akan tinggi dan rem parkir tidak pakem.
Hal terakhir yang menjadi penyebab rem parkir tidak pakem adalah karena kondisi rem kotor. Wajar hal ini terjadi karena cara kerja rem adalah menggesekkan kampas rem ke piringan untuk mengurangi kecepatan mobil.
Baca Juga: Ford Mustang Shelby GT500 Terbakar: Ingat Nicolas Cage, Ford v Ferrari, sampai APAR
Dari hasil gesekan itu terbentuk serpihan kampas rem yang bisa membuat rem tidak pakem. Sebaiknya saat mobil melakukan servis berkala, bisa meminta pada mekanik bengkel untuk melakukan pembersihan pada sistem rem agar kerja rem parkir tetap optimal.
Berita Terkait
-
Jangan Terlewat, Tips Penting Persiapan Touring Jarak Jauh
-
Buka Video Krusial Tragedi Kanjuruhan, Komisioner Komnas HAM Menangis: Ini Direkam Suporter, Dia Akhirnya Meninggal
-
5 Persiapan Krusial sebelum Pernikahan, Wajib Catat!
-
Masyarakat Sipil Sebut Kick Off RKUHP Cuma Formalitas Belaka, Tanpa Dengar Masukan Publik
-
Banyak Pasal Kontroversial, DPR Masih Akan Bahas 14 Isu Krusial RKUHP Ini, Apa Saja?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib