Suara.com - Grup otomotif Mitsubishi dan partner Indonesia Krama Yudha Group yang diwakili oleh Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) dan Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), turut berpartisipasi mendonasikan 500 unit konsentrator oksigen dan 10.000 unit alat tes rapid antigen COVID-19 untuk mendukung Pemerintah menangani pandemi virus Corona di Indonesia.
Ketiga perusahaan ini membawahi entitas, kegiatan produksi dan penjualan mobil penumpang dan kendaraan niaga ringan dari Mitsubishi Motors Corporation, serta kendaraan niaga Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi FUSO Truck and Bus Corporation.
Pada Kamis (22/7/2021), alat tes rapid antigen diserahkan kepada perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdar), Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Sementara itu konsentrator oksigen sedang dalam proses pengiriman, kemudian akan segera diserahkan kepada perwakilan Kementerian Perindustrian untuk dimanfaatkan di tempat-tempat medis yang membutuhkan.
"Sinergi positif antara pemerintah dan industri akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia tidak hanya melalui produk dan layanan, tetapi melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan," papar Eka Rasja Putra Said, Presiden Komisaris Krama Yudha Group.
"Saat ini, kami, MMKSI, MMKI dan KTB, sebagai produsen dan distributor produk kendaraan Mitsubishi di Indonesia merasa terhormat untuk mendukung Pemerintah dengan menyediakan Konsentrator Oksigen dan alat test rapid Antigen," lanjutnya.
Atas kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, grup otomotif Mitsubishi dan Grup Krama Yudha telah memberikan berbagai kontribusi untuk Indonesia, antara lain donasi unit Mitsubishi L-300 dan Mitsubishi Outlander PHEV kepada PMI, Mitsubishi FUSO Espasios kepada Pemda DKI Jakarta. Juga donasi wastafel portable dan masker ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jabodetabek serta beberapa kegiatan penanggulangan COVID-19 lainnya dengan PMI.
Selain berkaitan dengan pandemi, grup otomotif Mitsubishi dan Grup Krama Yudha Group telah memberikan bantuan kepada korban bencana alam yang terjadi di Sulawesi Barat, Jawa Barat, dan DKI Jakarta bekerjasama dengan beberapa lembaga pemerintah lainnya pada 2020-2021.
Baca Juga: Masa PPKM, Terjadi Penurunan Kunjungan Konsumen ke Bengkel Resmi
Berita Terkait
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Mitsubishi Fuso Bantu Pemulihan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang Sumatera
-
Mitsubishi Xforce di GJAW 2025: Sentuhan Dinamis untuk Tampil Elegan dan Sporty
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?