Suara.com - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengamankan 25 angkutan umum yang tidak menaati protokol kesehatan dan mengangkut penumpang sembarangan.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kasie Dalops Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Barat, Wildan Anwar mengatakan 25 kendaraan tadi terdiri dari 19 bus dan lima unit mobil pelat hitam.
"Ada 19 bus dan 5 mobil Elf pelat hitam, ini melanggar ya. Totalnya 25 kendaraan umum di Jakarta Barat," jelas Wildan Anwar saat dihubungi, Selasa (10/8/2021).
Seluruh kendaraan itu, 25 unit jumlahnya, ditindak selama PPKM Level 4 pada 3 Juli sampai 10 Agustus 2021.
Mayoritas pelanggaran yang dilakukan bus adalah mengangkut penumpang tidak dari terminal resmi. Selain itu, jumlah penumpang melebihi kapasitas ditentukan selama masa PPKM Level 4.
Petugas juga mendapati beberapa penumpang yang belum memiliki surat vaksinasi tahap pertama.
"Kalau penumpang ada yang belum vaksin kami buatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan), ditandangani oleh sopirnya dan kami laporkan ke pimpinan," jelas Wildan Anwar.
Tidak hanya soal pelanggaran protokol kesehatan, kelengkapan surat yang dimiliki kendaraan pun juga diperiksa oleh petugas.
"Kami periksa surat suratnya, apakah punya KIR, dan izin trayek," lanjutnya.
Baca Juga: Mercedes-Benz Luncurkan Flexible Charging System Portabel untuk Baterai Mobil Listrik
Menurut Wildan Anwar, pelanggaran seperti ini kerap ditemukan di beberapa titik di kawasan Jakarta Barat. Yaitu di antara kawasan Daan Mogot, Pesing, depan Mall Ciputra, sampai kawasan Grogol.
"Kalau petugas kami melihat angkutan umum sedang mengangkut penumpang, pasti langsung kami sergap," tukasnya.
Ia berharap, dengan penindakan ini Perusahaan Oto (PO) bus tidak menghalalkan cara nakal demi mendapatkan penumpang.
Ditegaskan Kasie Dalops Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Kota Administrasi Jakarta Barat bahwa semua penumpang harus naik bus dari terminal resmi, dan wajib membawa surat vaksinasi tahap pertama.
Berita Terkait
-
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Melejit 300 Persen! Penumpang Stasiun JIS Membeludak di Akhir Pekan, Tiket Rp1 Jadi Magnet
-
PASplus, Program Kolaborasi untuk Beri Nilai Tambah bagi Penumpang
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986