Suara.com - Dalam suasana pandemi COVID-19, Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan hening cipta pada pukul 10.17 waktu setempat berlangsung di berbagai penjuru Tanah Air. Tak terkecuali di ruas-ruas jalan raya. Salah satunya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dikutip dari kantor berita Antara, hening cipta dalam Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT RI ke-76 di Kota Kendari terasa berbeda dengan tempat-tempat lain pada umumnya. Pasalnya, Selasa (17/8/2021) pagi turun hujan cukup deras di kawasan itu.
Para pengguna jalan raya, baik pengendara sepeda motor ataupun mobil, pribadi maupun umum sejenak berhenti dari kegiatan berkendara. Antara lain terlihat di kawasan Pelataran Tugu Eks MTQ, Jalan H Abdul Silondae, Kecamatan Mandonga, Kendari.
Setelah berhenti, mereka turun dengan sigap, mengikuti arahan Polisi Lalu Lintas yang berjaga di jalan. Di bawah rinai hujan, seluruhnya berdiri dengan sikap sempurna, tepat di samping kendaraan masing-masing.
Ada yang melakukan hormat atau salut, atau berdiri dengan sikap sempurna. Sementara Polisi Lalu Lintas berdiri di depan mereka, memberikan penghormatan saat suara sirine dibunyikan.
"Tadi saat diminta berhenti ada sirine berbunyi, saya langsung berhenti, mematikan motor dan hormat. Ini cara kita menghargai jasa para pahlawan," kata Ardi (32), salah satu pengguna jalan raya.
Baginya tidak masalah berdiri di bawah hujan, karena menghormati jasa para pahlawan adalah wajib.
Dirgahayu Republik Indonesia!
Baca Juga: Pengamat Sebutkan Kemudahan Investasi Sebaiknya Dibarengi Kualitas SDM Sektor Otomotif
Tag
Berita Terkait
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Seorang Vokalis Band Ditangkap, Diduga Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar