Ilustrasi mobil dengan mesin diesel. [Shutterstock]
Suara.com - Beberapa zat kontaminan yang larut di dalam oli mesin harus diperhatikan karena bisa menyebabkan penurunan kualitas pelumas itu sendiri. Sehingga sebelum tiba saatnya untuk mengganti sudah harus dilakukan terlebih dahulu.
Kondisi itu bisa menyebabkan kerusakan mesin. Apalagi bila penurunan kualitas pelumas mesin selalu terjadi secara dini.
Dikutip dari laman Deltalube, ada beberapa zat yang bisa menyebabkan kerusakan pada oli mesin. Lantas ujungnya berdampak terhadap performa mesin, bahkan bisa merusaknya.
Berikut adalah empat zat yang bisa merusak mesin:
Glycol
- Zat ini memasuki oli mesin diesel dan bisa menjadi penyebab kerusakan seal, kepala gasket, retak kepala silinder, kerusakan akibat korosi dan ruang kosong dalam mesin.
- Glycol atau glikol dalam oli mesin diesel bisa mengentalkan jelaga, menyebabkan pembatasan aliran oli, serta penyumbatan filter. Kontaminasi glikol bisa menyebabkan tingkat keausan 10 kali lebih besar dari yag disebabkan air saja.
Pengenceran bahan bakar
- Menyalakan mesin yang sudah lama tidak dioperasikan atau mati, serta menjalankan mesin ketika kondisi masih dingin dapat menyebabkan masalah pengenceran bahan bakar walaupun tingkat kecil.
- Pengenceran berat (lebih dari dua persen) bisa dikaitkan dengan kebocoran, masalah injektor bahan bakar dan gangguan efisiensi pembakaran. Ini adalah gejala dari kondisi serius yang tidak dapat dikoreksi dengan mengganti oli. Menurut salah satu referensi, 0,36 persen dari total konsumsi bahan bakar berakhir di bak mesin.
Jelaga
- Jelaga adalah produk sampingan dari pembakaran dan ada di semua mesin yang telah dioperasikan. Adanya jelaga adalah wajar, maka diharuskan mengganti oli mesin jika konsentrasinya sudah mulai tinggi.
- Timbulnya jelaga tinggi sebenarnya tidak wajar, biasanya disebabkan proses pembakaran tidak sempurna, atau filter udara sudah tidak bagus.
Air
- Air adalah salah satu kontaminan yang paling merusak di hampir semua pelumas. Air merusak aditif, menginduksi oksidasi minyak, dan mengganggu terbentuknya lapisan film minyak sebagai pelindung mesin.
- Kondensasi yang terbentuk dalam ruang mesin saat dioperasikan bisa menyebabkan bibit air yang bisa merusak kualitas oli mesin dan korosi pada bagian mesin.
Baca Juga: ExxonMobil Luncurkan Pelumas Mobil Delvac MX 15W40 Edisi Terbatas untuk Mesin Diesel
Komentar
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Toyota Pilih Fokus Kendaraan Hybrid Produksi Innova Diesel Bakal Berakhir
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 M, Intip 5 Opsi SUV Tangguh di Bawah 1 Miliar
-
Sudah Tahu Jadwal Rekayasa Arus Mudik? Jadwal Lengkap One Way dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026
-
Beda Pajak Innova Reborn Diesel Matic 2025 vs 2026, Diam-diam Naik?
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?