Suara.com - Salah satu topik hangat dari Workshop Wartawan Industri 2021 yang diselenggarakan secara daring oleh PT Astra International Tbk., dan Suara.com turut hadir pada Rabu (1/9/2021) adalah self recovery PT Toyota Astra Motor (TAM) di masa pandemi COVID-19 hampir dua tahun terakhir.
Marketing Director PT TAM, Anton Jimmi Suwandy menyatakan bahwa kurun 2017 - 2019 kondisi market masih relatif stabil. Kemudian saat badai Corona menghantam pada 2020 terjadi penurunan cukup drastis. Di mana penurunan terjadi mencapai angka sekitar 500.000-an unit atau setengah dari kapasitas produksi di luar situasi pandemi.
"Rata-rata self recovery mencapai angka 30.000-an di kuartal pertama 2021, dengan angka maksimum mencapai 16.000-an," papar Anton Jimmi Suwandy dalam acara daring Workshop Wartawan Industri 2021.
Kondisi mulai membaik mulai Maret hingga Juli 2021, di mana tercapai kenaikan hingga menembus angka penjualan 22.000 unit.
"Situasi yang menggembirakan ini ditandai dengan subsidi support untuk menstimulasi pasar. Sangat kami apresiasi. Ditambah telah tersedianya vaksin COVID-19, keduanya menjadi kombinasi yang membuat penjualan naik," analisa Anton Jimmi Suwandy.
Ditekankannya lagi bahwa sejatinya pasar otomotif meningkat karena PPnBM serta warga telah menjalani vaksinasi.
"Sehingga, produk yang termasuk dalam kelompok LCGC (Low Cost Green Car) yang tidak mendapatkan relaksasi pajak karena sudah dihitung memiliki pajak nol pun memperoleh peningkatan samapai 48 persen," tandasnya.
Selaras dengan PPnBM, berbagai segmen pasar Toyota ikut meningkat. Tren yang diamati pabrikan berlogo tiga ellips ini adalah kategori SUV (Sport Utility Vehicle) yang sangat berkembang lima tahun belakangan.
"Pasarnya di atas 30 persen, dan untuk produk kami, nomor satu diduduki Toyota Raize, dan berikutnya ada Toyota Rush, serta Toyota Fortuner," bilang Anton Jimmi Suwandhy.
Baca Juga: Antisipatif, Petugas Kawal Mobil Swakemudi Toyota e-Palette di Paralimpiade Tokyo 2020
Berkebalikan dengan SUV, pasar MPV mengalami penurunan. Meski juga disebutkannya bahwa pangsa pasarnya masih tetap berada di atas 50 persen.
Untuk MPV umum diduduki oleh Toyota Innova dan Toyota Avanza, sedangkan kategori MPV premium bertengger Toyota Voxy dan Toyota Alphard.
Anton Jimmi Suwandhy mengutarakan, bila relaksasi pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) Ditanggung Pemerintah (DTP) 100 persen diperpanjang, maka potensi daya serap pasar bisa meningkat.
Terlebih Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah melayangkan usulan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dengan insentif ini ditambah gencarnya vaksinasi, di mana Toyota Indonesia juga ikut serta dalam gerakan percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum, maka self recovery produk-produknya akan semakin maksimal.
Tag
Berita Terkait
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?
-
Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian
-
Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota
-
Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
-
Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan
-
Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia