Suara.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pasang target bahwa setengah dari seluruh penjualan mobil di Negeri Paman Sam pada 2030 adalah kendaraan listrik.
Namun kenyataannya, sejumlah pabrikan mobil mengalami kesulitan untuk beralih dari teknologi lama ke teknologi baru.
Nama-nama carmaker kondang seperti General Motors, Tesla, Porsche, Ford Motor Company, Hyundai, dan BMW hanya segelintir merek yang siap untuk beralih ke produksi mobil listrik. Untuk akselerasi ke produk terelektrifikasi, mereka mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Kecuali Tesla Incorporation yang sejak awal sudah melakukan setting membuat produk mobil listrik, tanpa transisi dari pabrik tradisional.
Menurut analis utama Guidehouse Insights, Sam Abuelsamid, proses manufaktur benar-benar harus diperketat. Hal ini berkaitan dengan kesiapan baterai mobil listrik.
"Mobil bertenaga listrik tidak tahan panas menyengat, dan tidak tahan terhadap kontaminasi. Jadi kondisi baterai sangat sensitif, diperlukan pengembangan yang sangat ketat untuk produksinya," ujar Sam Abuelsamid, dikutip dari Carscoops.
Doug Betts, yang telah berkarir di sejumlah pabrikan otomotif seperti Toyota, Fiat Chrysler, dan Apple, percaya bahwa pembuat mobil lawas akan menemukan masalah Electric Vehicle atau EV saat mereka meningkatkan produksi dan memperkenalkan lebih banyak model.
"Kapan pun kita menuju teknologi baru, selalu ada lebih banyak hal yang harus dipelajari dibandingkan yang sudah diketahui," ungkapnya.
Perjalanan menuju kendaraan listrik memang tidak mudah, bahkan dampak buruk sudah dirasakan sejumlah pabrikan akibat laporan pelanggan terkait kasus kebakaran kendaraan listrik, pemadaman listrik, dan kesulitan memulai dan mengisi daya kendaraan mereka.
Contohnya adalah Chevrolet Bolt yang harus ditarik kembali karena ditemukan masalah pada baterai yang menyebabkan mobil terbakar.
Baca Juga: Ajak Masyarakat Gunakan Mobil Listrik, Begini Strategi Pemerintah Korea Selatan
Selain itu, ada Porsche Taycan yang mengalami masalah software dan menyebabkan kehilangan kendali pada mobil.
Berita Terkait
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar
-
Punya Belasan Varian Lawan Tiga Pilihan Spesial, Pilih NMAX atau PCX?