Suara.com - Kekurangan chip global memberikan dampak buruk bagi industri otomotif. Tidak hanya berpengaruh terhadap produksi, efek buruk juga terjadi di sektor penjualan.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kelley Blue Book, hampir separuh dari konsumen memilih untuk menunda membeli kendaraan. Mereka baru akan melakukan pembelian ketika kondisi dianggap sudah stabil.
Melansir Autoevolution, sebanyak 48 persen dari pembeli kemungkinan besar memilih melakukan penundaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 persen dari responden yang mengatakan siap beralih ke merek lain jika pembuat mobil favorit mereka kesulitan mengirimkan mobil yang mereka inginkan secara tepat waktu.
Hanya 19 persen dari mereka yang menyatakan akan mengubah kategori kendaraan, seperti lebih memilih membeli SUV daripada sedan, jika perusahaan bisa mengirimkannya lebih cepat.
Hal ini tentunya bukan kabar baik bagi para pembuat mobil, mengingat kekurangan chip global diprediksi tidak mungkin diatasi dalam waktu dekat. Bahkan beberapa pembuat mobil memperkirakan kekurangan chip akan berlangsung sampai 2022 sehingga mengambil beberapa langkah antisipasi.
Belum ada solusi yang dapat mengatasi kekurangan chip, selain mengubah model bisnis yang jelas tidak ingin dilakukan oleh beberapa pembuat mobil. Salah satunya adalah berinvestasi dalam pembuatan chip.
Hasil riset juga menunjukkan, mempercepat produksi semikonduktor bisa menjadi masalah dalam jangka panjang. Bila hal ini dilakukan maka pasokan chip pada 2023 diperkirakan akan berlebih dan tidak sebanding dengan permintaan.
Baca Juga: Sebanyak 7,7 Juta Unit Kendaraan Gagal Diproduksi Akibat Krisis Chip Semikonduktor
Berita Terkait
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Webtoon Korea Gandeng Kreator Indonesia, SMB Holdings Siapkan Jalan Menuju Pasar Global
-
AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam
-
Peringatan! Cadangan Minyak Dunia Menipis saat AS - Iran Perang Lagi
-
Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dampingi JO &TEAM, Anji Ikehata jadi Hikari Wanda di Wandance Live Action
-
Penutupan Piala Dunia 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Closing Ceremony FIFA World Cup
-
Mencekam! Hujan Rudal Iran Sasar Hanggar Pesawat Tempur Amerika Serikat
-
Warga Menteng Berharap Liga Aspal Tak Lagi Digelar di Jalanan
-
Terancam Sanksi FIFA, Argentina Diinvestigasi usai Selebrasi Kontroversi
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 19 Juli 2026, Siap-siap Cuan Besar
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan
-
Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX