Suara.com - Di musim hujan seperti ini, pemotor sering kali dihadapkan masalah motor mogok. Ketika motor mogok, pastinya aktivitas keseharian bakal terganggu.
Apalagi jika rumah jauh dari bengkel, pastinya akan membuat pemotor harus berjuang ekstra agar motor mogok kembali normal kembali.
Motor mogok di saat musim hujan ternyata disebabkan 3 faktor, seperti dikutip dari Astramotor.co.id. Berikut 3 faktor penyebab motor mogok di saat musim hujan.
1. Busi
Komponen kecil ini ternyata bisa menjadi biang keladi motor mogok di saat musim hujan. Busi sendiri berfungsi untuk memercikkan bunga api yang diperlukan dalam pembakaran campuran udara dan bahan bakar yang telah diberi tekanan yang tinggi.
Namun yang sering terjadi bukan pada businya tetapi justru pada tutup businya.
Kelihatannya masalah ini sepele, tetapi jika terjadi keretakan atau karet isolatornya sudah aus, maka air dapat masuk dan menyebabkan hubung singkat arus listrik pada busi.
Suplai arus listrik menjadi terganggu dan busi tidak bisa memercikkan api, proses pembakaran bahan bakar menjadi terhenti, sehingga sepeda motor mogok.
2. Saringan atau Filter Udara
Baca Juga: Motor Mogok, Janda di Nagan Raya Diperkosa Tiga Pria
Tugas utama dari saringan atau filter udara adalah menyaring udara yang masuk ke dalam proses pembakaran motor.
Di saat hujan, saringan udara yang tidak bagus menyebabkan air masuk membasahi saringan. Jika sudah masuk, nantinya akan menghambat masuknya udara yang diperlukan dalam proses pembakaran.
Akibatnya, pemotor akan merasa tarikan gas sedikit lebih berat dan membutuhkan bukaan gas lebih besar dari biasanya.
Adapun mesin akan langsung mati apabila air secara langsung masuk ke dalam proses pembakaran bahan bakar dan udara.
3. Kondisi kabel
Jika kondisi kabel yang kurang baik atau terkelupas bisa menyebabkan motor mogok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?