Suara.com - Baut dan mur menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kebutuhan sehari-hari, mulai dari perabotan rumah tangga hingga profesional yang bekerja dengan alat teknik seperti di industri manufaktur, konstruksi maupun otomotif. Baut sendiri merupakan suatu batang atau tabung yang memiliki bentuk alur helix atau tangga spiral di bagian permukaannya yang digunakan sebagai pengikat dan penghubung antara dua komponen.
Di pasaran terdapat banyak sekali tipe dan jenis baut, pada artikel ini kami akan mengulas lebih detail mengenai jenis dan fungsi dari baut dan mur.
Fungsi Baut Berdasarkan Jenisnya
Memiliki berbagai fungsi sesuai dengan jenis atau tipenya. Adapun berikut ini merupakan beberapa jenis baut beserta fungsinya, yaitu:
1. Carriage Bolt
Mur dan baut memiliki jenis yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, harga baut dan mur juga berbeda-beda. Untuk jenis baut pertama yang cukup populer yaitu Carriage bolt.
Carriage bolt memiliki bentuk seperti kubah dengan segi empat. Fungsi baut ini sendiri yaitu untuk mempererat komponen yang disambungkan.
2. Stud Bolt
Jenis baut selanjutnya yaitu stud bolt yang tidak mempunyai kepala di kedua ujungnya atau hanya berbentuk ulir saja. Penggunaan ulir baut ini yaitu ditanam di bagian komponen dan berfungsi sebagai suku cadang serta perlengkapan mesin. Baut ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bisa dikombinasikan dengan mur.
Baca Juga: Tujuh Tahun Indonesia Dipimpin Presiden Jokowi, Begini Catatan Kinerja Sektor Industri
3. U Bolt
Sama seperti namanya, U bolt merupakan baut dengan bentuk huruf U. Jenis baut ini digunakan untuk kebutuhan pipa air atau pipa gas dan berfungsi untuk menahan pegas daun pada poros kendaraan.
4. Point Head Bolt
Point head bolt merupakan baut dengan bagian grip serta ulir berukuran sejajar diameternya. Baut ini mempunyai 12 ridges melingkar lurus pada arah ulirnya di atas kepala baut.
5. Flange bolts
Jenis baut yang satu ini memiliki bentuk bubungan atau flens di bawah kepala bautnya. Baut ini terbuat dari berbagai material mulai dari besi biasa sampai baja hitam.
Berita Terkait
-
Tambah Kapasitas Pabrik Pelumas, Shell Masih Fokus Penuhi Pasar Domestik
-
Riset DBS Group: Dampak Virus Corona di Kawasan dari Sisi Rantai Pasokan
-
DPR Soroti Pembangunan Industri Nasional Harus Menjadi Prioritas
-
Gantikan NSHI, Erick Thohir Bentuk Kluster Industri Manufaktur
-
Hasilkan Produk Substitusi Impor, Kemenperin Pacu Industri Refraktori
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban