Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendukung penggunaan kendaraan listrik untuk peremajaan angkutan perkotaan dan pedesaan di wilayahnya. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.
"Kami sangat mendukung kendaraan mobil listrik untuk peremajaan angkutan perkotaan dan pedesaan," papar Vidia Indera, Sekretaris Dishub Kabupaten Lebak di Lebak, Senin (6/12/2021).
Dipaparkannya bahwa penggunaan kendaraan listrik mampu mengurangi emisi karbon. Juga ramah lingkungan sehingga bisa dijadikan peremajaan angkutan perkotaan dan pedesaan.
Selama ini, angkutan perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Lebak banyak yang sudah tidak layak, karena produksi 1990-an.
Apabila pemerintah daerah memberlakukan kendaraan listrik tentu pengusaha angkutan menyambut positif.
Sebab, penggunaan kendaraan listrik diperbolehkan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.
"Kami yakin dengan kendaraan bahan bakar listrik dipastikan banyak pengusaha angkutan membelinya," tukas Vidia Indera.
Pihaknya kini tinggal menunggu surat edaran penggunaan kendaraan listrik dari pemerintah daerah untuk mensosialisasikan kepada pengusaha angkutan perkotaan dan padesaan.
"Kami berharap penggunaan kendaraan listrik bisa dipercepat dan segera pemerintah daerah menerbitkan surat edaran untuk peremajaan angkutan umum," ungkap Vidia Indera.
Baca Juga: TBMNC Resmi Berdiri, Jadi Pabrik Baterai Mobil Listrik Toyota Amerika Utara
Namun, apabila kendaraan listrik dioperasikan tentu harus dipersiapkan sarana dan prasarana untuk mengisi charge batarai. Sementara di wilayah Kabupaten Lebak belum beroperasi kendaraan listrik.
Berdasarkan pengguna kendaraan listrik di Indonesia saat ini mencapai 14.400 per November 2021, terdiri dari 1.656 mobil penumpang, 262 kendaraan roda tiga, 12.464 sepeda motor listrik, lima unit mobil barang, dan 13 bus.
Jika kendaraan listrik digunakan tentu diler dapat membuka showroom di daerah ini karena permintaan meningkat," pungkas Vidia Indera.
Berita Terkait
-
Pajak Kendaraan Turun Drastis Khusus Kendaraan Ini di 2026, Diskon Gede-gedean
-
Angkot Tua Bapak
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026
-
Tanggapan Konsumen Setelah Pilih Wuling Darion EV Sebagai Mobil Keluarga
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil 7-Seater Irit, Tak Bikin Langganan Stop SPBU saat Mudik
-
5 Rekomendasi MPV Rp100 Jutaan dengan Kabin Senyap dan Nyaman untuk Mudik
-
Tren Pembelian Mobil Bekas di Indonesia Mulai Terapkan Garansi Mirip Unit Baru
-
Yamaha Marine Perkuat Ekosistem Maritim Indonesia Lewat Fasilitas Terpadu KBA Sunter
-
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
-
Tren Mobil Bekas Meningkat Jelang Lebaran 2026 MPV dan SUV Jadi Incaran Pemudik
-
JAECOO Aneka Karawaci Resmi Beroperasi Perkuat Jaringan SUV Premium di Tangerang
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, GAC Indonesia Luncurkan Aplikasi Pintar untuk Permudah Pengguna
-
Jangan Malas! Ini 5 Dampak Buruk Air Hujan Terhadap Cat Mobil Anda
-
5 Mobil Listrik 7 Seater untuk Mudik Lebaran 2026, Mulai Rp300 Jutaan