Suara.com - PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengungkapkan masih menyediakan Toyota Avanza lama khusus untuk konsumen fleet atau pembelian dalam jumlah banyak.
Untuk para konsumen fleet atau armada, Toyota diketahui memiliki model Avanza Transmover yang bisa dioperasikan sebagai taksi. Model ini tak ikut diperbarui saat Toyota meluncurkan All New Avanza pada November lalu.
"Transmover kalau ada demand akan kita sediakan. Karena kalau fleet biasanya berdasarkan pemesanan," ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, di Bali pada pekan ini.
Anton menambahkan, untuk pelanggan armada biasanya selalu dikomunikasikan terlebih dahulu. Semisal untuk keperluan 2022 mereka butuh 100 unit atau 200 unit untuk peremajaan.
"Jadi untuk Transmover itu masih tetap pakai model lama. Karena untuk fleet memang ada minimum production," terang Anton.
Untuk kebutuhan model Transmover, Toyota mengaku belum ada rencana untuk membatasi waktu pemesanan agar customer fleet beralih ke model All New Avanza.
Dengan demikian produksi Avanza model lama masih akan terus berlanjut selama masih ada permintaan. Hanya saja memang dikhususkan untuk customer fleet.
"Untuk saat ini belum ada (batas waktu produksi). Nanti kita lihat kalau demand semakin menurun kita tidak produksi lagi," ungkap Anton.
Berdasarkan data wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia periode Januari-Oktober 2021, distribusi Avanza Transmover berhenti pada angka 101 unit. Sementara pada sepanjang 2020 angkanya 1.119 unit dan 5.671 unit pada 2019.
Baca Juga: All New Avanza Versi Murah Ternyata Tersedia dengan Pilihan Transmisi Automatic
Berita Terkait
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Daftar Mobil Hybrid yang Bisa Jadi Pilihan di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif